Advertisement
Tabrakan Ertiga dan Freed di Sentolo, Tujuh Orang Luka
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua minibus terjadi di Jalan Jogja–Wates, wilayah Kapanewon Sentolo, Kulonprogo, Minggu (11/1/2026) malam, mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka.
Benturan terjadi antara Suzuki Ertiga dan Honda Freed yang melaju dari arah berlawanan. Akibat kecelakaan tersebut, seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Advertisement
Polisi menyebutkan kecelakaan diduga dipicu kendaraan yang melaju terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh petugas kepolisian.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko mengatakan total ada tujuh orang, baik sopir dan penumpang dari kedua minibus yang mengalami luka-luka. Kecelakaan itu terjadi antara Ertiga bernopol B 2354 PBG dikemudikan HR, 51, warga Purworejo dan Honda Freed bernopol AB 1514 HQ dikemudikan perempuan inisial NAW, 30, warga Ngaglik, Sleman. "Kedua minibus bertabrakan dari arah berlawanan," katanya kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
BACA JUGA
Peristiwa itu berawal ketika Ertiga sedang melaju dari arah utara ke selatan menuju Wates di Jalan Jogja-Wates. Setibanya di depan Pasar Baru Sentolo tersebut berjalan terlalu ke arah kanan. Bahkan sampai melebihi garis marka yang tengah Jalan Jogja-Wates.
"Karena mobil Ertiga terlalu ke kanan dari lawan arah bertabrakan dengan minibus Honda Freed yang berjalan dari arah selatan ke utara menuju Jogja di Jalan Jogja-Wates sehingga laka lantas tidak bisa terhindarkan," katanya.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Akan tetapi berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, diduga sopir kurang konsentrasi. Namun, penyebab pastinya kurang konsentrasi tersebut masih didalami. "Entah sopir mengantuk atau faktor lainnya masih dalam penyelidikan," ucapnya.
Penumpang minibus Ertiga berjumlah tiga orang. Terdiri dari satu penumpang dewasa perempuan inisial SNH dan dua penumpang anak-anak inisial I dan A. "Seluruh korban dari minibus Ertiga dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Nyi Ageng Serang," ucap Sarjoko.
HR alami luka lecet wajah dan sesak dada, SNH alami luka robek di mulut dan diduga alami patah jari tangan kanan. Sedangkan dua korban anak, inisial I alami luka lecet wajah dan sesak dada sementara anak H alami luka robek kepala hingga cidera kepala.
Adapu penumpang minibus Freed terdapat dua orang terdiri dari laki-laki inisial AAM, 33 tahun yang beralamat di Ngaglik, Sleman dan satu penumpang bayi 3 tahun perempuan inisial EKK. "Sopir minibus Freed alami luka lecet di kaki dan bahu serta nyeri dada, penumpang inisial AAM luka patah kaki kanan dan lecet sedangkan korban bayi lecet paha kanan," ungkap Sarjoko.
Menurutnya, untuk NAW dan EKK hanya dilakukan rawat jalan saja. Sedangkan AAM harus mendapatkan perawatan atas lukanya di RSUD Wates. Polisi mengimbau pengendara di Jalan Jogja–Wates agar lebih berhati-hati, menjaga konsentrasi, dan mematuhi marka jalan demi mencegah kecelakaan serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jepang Naikkan Peringatan Perjalanan ke Iran di Tengah Kerusuhan
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Surplus Beras, Petani Gunungkidul Pilih Simpan dalam Bentuk Gabah
- Sleman Gelar Diskusi Kelas Harian untuk UMKM Naik Kelas
- PHRI Dorong Sport Tourism di Pantai Glagah Kulonprogo
- Umat Kristen-Katolik Mengikuti Seminar Ekumenisme di Jogja
- Tambahan Bus Sekolah di Gunungkidul Tunggu Restu dari Kementerian
Advertisement
Advertisement



