Advertisement
Gerakan ASRI dan Jogja Berhati Nyaman Bakal Digelar Rutin Tiap Jumat
Sejumlah ASN Pemkot Jogja mengikuti kerja bakti Jogja Berhati Nyaman di Malioboro, Jumat (7/2/2026). - ist Humas Pemkot Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menggelar Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) setiap Jumat melalui Gerakan Jogja Berhati Nyaman Jumat (6/2/2026), dengan fokus membersihkan rumput liar dan sampah di kawasan strategis kota.
Aksi bersih-bersih tersebut menyasar sejumlah lokasi strategis, termasuk kawasan Malioboro hingga jalur Pojok Beteng Kulon sampai area parkir Ngabean. Di Malioboro, armada pemadam kebakaran turut diterjunkan untuk membersihkan pedestrian agar area wisata utama itu tetap bersih dan tertata.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menjelaskan Gerakan Indonesia ASRI merupakan arahan Presiden Prabowo yang menyemangati pemerintah untuk bergotong royong. Kegiatan gotong royong tersebut juga dinilai tidak memerlukan biaya besar sehingga dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh daerah.
Advertisement
“Program aman, sehat, resik, dan indah atau asri itu, memang kami sangat cocok sekali. Jadi satu chemistry kita bangun dari Jogja itu karena filosofi kami membangun memulai dari yang sederhana itu penting,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurut Hasto, semangat Gerakan Indonesia ASRI selaras dengan budaya gotong royong yang selama ini telah berjalan di Jogja. Bahkan sebelum adanya arahan presiden, Pemkot Jogja bersama warga sudah rutin melakukan kerja bakti seperti gerakan Jogja tanpa rumput, bersih-bersih sungai, hingga Gerakan Reresik Sekolah.
“Bagi kami ya senang karena program ASRI sangat nyambung sekali dengan apa yang kita lakukan. Bahkan dua minggu sebelum imbauan korve [kerja bakti], kita korve dari Pojok Beteng Kulon sampai Ngabean. Nanti setiap Jumat kita korve,” katanya.
Ia menilai keberhasilan Gerakan ASRI dan Jogja Berhati Nyaman tidak bisa hanya mengandalkan aparatur pemerintah, tetapi perlu partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, Pemkot Jogja akan menerbitkan surat edaran agar warga membersihkan lingkungan di depan rumah masing-masing, terutama rumput liar yang kerap tumbuh di tepi jalan.
Masyarakat diimbau tiap Jumat dengan keikhlasan untuk gotong royong bersih lingkungan. Hal itu menjadi upaya bersama untuk mewujudkan lingkungan ASRI dan menghidupkan Jogja Berhati Nyaman.
“Menghidupkan Jogja berhati Nyaman itu juga sama dengan ASRI,” ujar Hasto.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Jogja, Dedi Budiono, menambahkan bahwa sasaran awal Gerakan Jogja Berhati Nyaman adalah titik-titik yang teridentifikasi terdapat rumput liar dan tumpukan kotoran. Penanganan difokuskan pada area yang dinilai mengganggu estetika kota.
“Di kota itu sebetulnya sudah punya Perda mengenai Yogyakarta Berhati Nyaman. Sekarang bukti nyatanya kita laksanakan untuk menjaga Jogja ini bersih, sehat, indah, dan nyaman sehingga enak untuk dikunjungi wisatawan, kita juga hidup bisa nyaman,” tuturnya.
Gerakan Indonesia ASRI dan Jogja Berhati Nyaman tersebut diharapkan menjadi kebiasaan kolektif setiap Jumat, sehingga budaya kerja bakti, gotong royong, dan kepedulian terhadap kebersihan kota terus terjaga sebagai bagian dari identitas Jogja yang bersih, sehat, resik, dan indah.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Tegaskan Komitmen Lindungi Kekayaan Bangsa dan Perangi Korupsi
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Bakal Pakai Bosda untuk Gaji Guru PPPK
- Polisi Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Sleman
- Suporter Persis Solo Diarahkan Pulang lewat Semin dan Ngawen
- 21.000 Peserta BPJS PBI Jogja Dinonaktifkan, Ini yang Dilakukan Dinkes
- BPPTKG Tegaskan Aktivitas Gunung Merapi Normal Setelah Gempa Pacitan
Advertisement
Advertisement



