Advertisement
Wali Kota Hasto Dorong PSIM Jogja Andalkan Pemain Lokal Jogja
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/2/2026). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mendorong PSIM Jogja yang berlaga di Super League agar lebih banyak mengorbitkan pemain lokal asal Kota Jogja. Dorongan ini menjadi bagian dari penguatan identitas klub sekaligus pembinaan sepak bola daerah berbasis talenta lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan serta perbaikan fasilitas latihan sepak bola di berbagai wilayah kota. Pemkot Jogja menilai keberadaan pemain lokal di tubuh PSIM menjadi alasan penting untuk membenahi lapangan agar kualitasnya semakin layak dan kompetitif.
Advertisement
“PSIM harus ada lebih banyak pemain dari Kota Jogja gitu. Itu yang kenapa saya itu semangat membangun lapangan itu,” kata Hasto, Jumat (6/2/2026).
Ia menegaskan seluruh lapangan sepak bola di Kota Jogja akan diperbaiki secara bertahap dengan skema multiyears. Targetnya, kualitas lapangan mendekati Lapangan Karang di Kotagede yang selama ini dikenal memiliki standar baik untuk latihan dan kompetisi.
“Lapangan-lapangan yang ada di Jogja akan saya berikan, semua akan saya make up, tentu multi-yearsnya. Saya jadikan seperti Lapangan Karang di Kotagede itu,” imbuhnya.
Dengan fasilitas yang semakin memadai, Hasto berharap masyarakat Kota Jogja terdorong berlatih sepak bola secara lebih serius. Ia juga ingin sekolah sepak bola (SSB) di Kota Jogja berkembang dan menjadi rujukan, tidak hanya bagi warga kota, tetapi juga dari daerah sekitar yang selama ini melihat marwah PSIM sebagai daya tarik tersendiri.
“Harapan saya masyarakat Jogja lebih bisa berlatih dengan baik, fasilitas yang cukup, dan SSB yang ada di Jogja ini berkembang. Sekarang ini kan sudah kelihatan bahwa banyak juga dari kabupaten lain SSB-nya di Kota Jogja, karena ada marwahnya PSIM,” katanya.
Selain pembenahan infrastruktur, ia mengajak para orang tua untuk mendukung anak-anak menekuni sepak bola sejak usia dini melalui kompetisi berjenjang kelompok umur sebagai bagian dari regenerasi pemain PSIM.
“Harapan saya orang-orang tua banggalah pada anak-anaknya untuk bisa juga menjadi pemain-pemain bola yang akan datang,” ucap Hasto.
Fokus Perbaikan Lapangan Sepak Bola 2026
Pada 2026, sejumlah lapangan menjadi prioritas perbaikan, antara lain Lapangan Sidokabul, Umbulharjo dan Lapangan Mancasan, Wirobrajan. Kepadatan penggunaan Lapangan Karang dinilai menjadi alasan mendesak untuk menyediakan alternatif lapangan yang sama-sama layak.
“Lapangan Karang padat itu. Masih banyak yang protes karena enggak dapat jadwal, makanya kita perlu memperbaiki lapangan-lapangan yang lain,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Disdikpora Kota Jogja Budi Santosa Asrori menjelaskan kerusakan Lapangan Karang terjadi akibat penggunaan yang melebihi kapasitas (overcapacity). Tingginya animo masyarakat menyebabkan rumput di area tertentu, khususnya bagian tengah, mati hingga tanah dasar terekspos.
"Rusaknya yang di tengah itu kan parah. Itu over kapasitasnya lapangan karena dipakai tiap hari," kata Budi.
Berdasarkan evaluasi Desember 2025, tingkat kerusakan rumput Lapangan Karang mencapai sekitar 23,58%. Area paling kritis berada di bagian tengah lapangan dan depan gawang akibat penurunan media tanam yang membuat permukaan tidak rata, sehingga pembenahan fasilitas sepak bola di Kota Jogja dinilai krusial untuk menopang regenerasi pemain lokal PSIM dan keberlanjutan kompetisi Super League.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Siklon Penha Picu Banjir dan Longsor di Filipina, 8 Orang Meninggal
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Suporter Persis Solo Diarahkan Pulang lewat Semin dan Ngawen
- 21.000 Peserta BPJS PBI Jogja Dinonaktifkan, Ini yang Dilakukan Dinkes
- BPPTKG Tegaskan Aktivitas Gunung Merapi Normal Setelah Gempa Pacitan
- Program MBG Sleman Jangkau 251 Ribu Penerima, 110 SPPG Aktif
- Sidang Korupsi Kalurahan Bohol GK Masuk Tahap Tuntutan Pekan Depan
Advertisement
Advertisement



