Advertisement
Kulonprogo Bidik Seluruh Cabor Porda DIY 2027 Digelar di Bumi Binangun
Catur - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Menatap Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mulai memacu persiapan sebagai calon tuan rumah dengan memetakan berbagai fasilitas olahraga yang berpotensi digunakan sebagai venue pertandingan maupun latihan. Pemkab Kulonprogo menargetkan seluruh cabang olahraga dapat dipertandingkan di wilayah Bumi Binangun.
Upaya tersebut dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil anggaran daerah. Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, menegaskan komitmen daerahnya untuk menjadi tuan rumah yang baik tanpa memaksakan pembangunan di luar kemampuan keuangan.
Advertisement
“Meskipun ada opsi berbagi venue dengan daerah lain, jujur kami jauh lebih senang apabila semuanya bisa dilaksanakan di Kulonprogo, termasuk menyewa fasilitas UNY. Karena bagi kami, bisa menyambut saudara-saudara dari daerah lain di rumah sendiri adalah sebuah kebanggaan dan kebahagiaan yang luar biasa,” katanya kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).
Sejumlah fasilitas milik Pemkab Kulonprogo telah disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan Porda DIY 2027, di antaranya GOR Wates, GOR Cangkring, dan Stadion Cangkring. Beberapa venue tersebut bahkan sudah mulai direhabilitasi, salah satunya GOR Cangkring, dengan penyesuaian berdasarkan kebutuhan riil.
BACA JUGA
Agung menekankan, rehabilitasi sarana olahraga tersebut bukan semata-mata demi Porda, melainkan karena memang sudah waktunya dilakukan perbaikan. “Kami sudah memutuskan beberapa persiapan. GOR Wates, GOR Cangkring, dan Stadion Cangkring memang sudah waktunya direhabilitasi, jadi momentum Porda ini sangat pas, bukan karena keterpaksaan. Kami merehabilitasi berdasarkan existing dan kemampuan yang ada, tidak mengada-ada,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kulonprogo, Dian Putera Karana, menyampaikan bahwa opsi menyewa fasilitas juga disiapkan guna menunjang pelaksanaan berbagai cabang olahraga di Kulonprogo. Ia mencontohkan, fasilitas olahraga milik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Wates, seperti lapangan sepak bola dan kolam renang, sangat memungkinkan dimanfaatkan pada Porda DIY 2027.
Selain itu, SMK Negeri 2 Pengasih yang memiliki aula dan GOR juga dinilai dapat dioptimalkan sebagai lokasi latihan maupun pertandingan. “Gambaran awal identifikasi venue, dua fasilitas tersebut bisa jadi kita kerja sama. Termasuk juga Waduk Sermo yang bisa untuk cabor mendayung,” ungkap Dian.
Ia menambahkan, sesuai arahan dari KONI DIY, penyelenggaraan Porda 2027 sebagai tuan rumah harus disesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia. Penyediaan sarana dan prasarana (sarpras) difokuskan pada perbaikan fasilitas yang sudah ada tanpa membangun venue baru.
“Kami diarahkan untuk memprioritaskan pembinaan atlet,” jelas Dian. Saat ini, tiga sarpras milik Pemkab Kulonprogo, yakni GOR Cangkring, Stadion Cangkring, dan GOR Wates, diprioritaskan untuk mendapatkan perbaikan menjelang Porda DIY 2027.
Meski masih berada pada tahap perencanaan, persiapan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur. Pembinaan atlet juga terus dilakukan melalui kerja sama dengan KONI Kulonprogo dan masing-masing cabang olahraga. “Pesan Pak Bupati, sukses hasil Porda dan sukses sebagai tuan rumah,” ucapnya, sejalan dengan target penyelenggaraan Porda DIY 2027 yang berimbang antara prestasi dan pelayanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sinkhole Situjuah Berpotensi Melebar, Warga Diminta Jaga Jarak Aman
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



