Advertisement
Dishub DIY Targetkan Peremajaan 97 Armada Trans Jogja pada 2027
Trans Jogja.ist/X - @transjogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Memasuki usia 18 tahun pada Februari 2026, layanan bus Trans Jogja kembali menghadapi tantangan besar. Sebanyak 97 armada dinilai sudah tidak layak optimal dan membutuhkan peremajaan menyeluruh untuk menjaga kualitas layanan transportasi publik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menjelaskan Trans Jogja telah beroperasi sejak 2008 dan telah beberapa kali menjalani peremajaan armada. “Peremajaan dilakukan pada 2017, 2019, dan terakhir 2023,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Advertisement
Ia menuturkan, dalam setiap tahap peremajaan, tidak seluruh armada langsung diganti. Pemerintah Daerah DIY menyesuaikan dengan kondisi bus serta kemampuan anggaran yang tersedia. Rinciannya, pada 2017 dilakukan peremajaan 29 bus, tahun 2019 sebanyak enam bus, dan pada 2023 sebanyak 25 bus.
Meski sudah tiga kali dilakukan pembaruan, kondisi armada Trans Jogja saat ini masih menyisakan persoalan. “Sekarang masih ada 97 bus yang kondisinya menurun dan memang membutuhkan peremajaan. Rencananya akan dilakukan kembali secara bertahap mulai 2027. Saat ini masih dalam tahap penghitungan,” katanya.
BACA JUGA
Trans Jogja Genap 18 Tahun
Berdasarkan unggahan akun resmi media sosial Trans Jogja, layanan bus ini pertama kali beroperasi pada 18 Februari 2008 dan terus melayani mobilitas masyarakat hingga sekarang. Selama hampir dua dekade, Trans Jogja berkembang menjadi tulang punggung transportasi publik bagi warga, pelajar, pekerja, hingga wisatawan.
“Trans Jogja tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari cerita perjalanan masyarakat Jogja. Melalui penguatan layanan, pengembangan armada, integrasi moda, serta peningkatan kualitas pelayanan, Trans Jogja berkomitmen terus menghadirkan manfaat nyata bagi kota dan penggunanya,” tulis akun resmi tersebut.
Sorotan Warga: Asap Hitam hingga Waktu Tunggu
Di kolom komentar media sosial, sejumlah masyarakat menyampaikan masukan terkait kondisi armada. Salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah bus yang mengeluarkan asap hitam, menandakan usia kendaraan yang sudah tua.
Selain itu, warga juga mendorong adanya penambahan dan perbaikan halte, pengadaan rute baru, serta pemangkasan waktu tunggu agar layanan Trans Jogja semakin nyaman dan ramah lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 20 Februari 2026, Tarif Rp8.000
- Dana Desa Dipangkas, Infrastruktur Gunungkidul Ratusan Juta Dibatalkan
- Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 20 Februari 2026, Tarif Rp8.000
- Overtime Cafe Kulonprogo: Ngopi dan Pickleball Hits
- Jadwal Imsakiyah DIY Jumat 20 Februari 2026, Lengkap 5 Daerah
Advertisement
Advertisement







