Advertisement

Bahayakan Nyawa, Warga Dilarang Ngabuburit di Area Proyek Tol di Mlati

Andreas Yuda Pramono
Minggu, 22 Februari 2026 - 17:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Bahayakan Nyawa, Warga Dilarang Ngabuburit di Area Proyek Tol di Mlati Potret pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo di Kapanewon Tempel pada Rabu (26/2/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Kepolisian Sektor (Polsek) Mlati bersama pengelola proyek pembangunan jalan tol resmi melarang masyarakat beraktivitas di sekitar area konstruksi selama bulan Ramadan. Kebijakan ini diterapkan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Mlati, Edy Mulyono, mengatakan saat ini terdapat dua proyek strategis nasional yang tengah dikerjakan secara intensif di wilayah Mlati, yakni Tol Jogja–Solo dan Tol Jogja–Bawen.

Advertisement

Meski masih dalam tahap konstruksi, kawasan proyek tersebut kerap dimanfaatkan warga, terutama kalangan remaja, sebagai tempat berkumpul atau ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa.

“Kami masih menemukan masyarakat yang sekadar nongkrong di area proyek. Karena itu kami memberikan imbauan tegas agar tidak ada aktivitas berbahaya seperti bermain petasan, balap liar, tawuran, hingga penggunaan knalpot brong yang meresahkan,” ujar Edy saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (22/2/2026).

Untuk mencegah potensi kerawanan, Polsek Mlati telah menginstruksikan jajarannya meningkatkan intensitas patroli rutin. Pengawasan difokuskan pada jam-jam rawan, terutama setelah waktu Subuh hingga sekitar pukul 06.00 WIB, yang kerap menjadi waktu berkumpulnya anak-anak muda di sekitar proyek.

Menurut Edy, langkah preventif tersebut dilakukan demi keselamatan masyarakat. Area proyek tol dinilai sangat berbahaya bagi warga sipil karena masih banyak alat berat yang beroperasi serta material konstruksi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.

“Masyarakat perlu menyadari bahwa ini merupakan area konstruksi aktif. Mobilisasi alat berat masih berlangsung dan kondisi lapangan belum sepenuhnya aman. Kehadiran warga di lokasi tersebut sangat berisiko bagi keselamatan,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut demi menjaga keselamatan bersama serta menciptakan situasi Ramadan yang aman dan kondusif di wilayah Sleman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Susi Air Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua

Susi Air Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua

News
| Minggu, 22 Februari 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement