Advertisement

3 EWS Tsunami di Pantai Gunungkidul Tak Optimal

David Kurniawan
Senin, 02 Maret 2026 - 23:57 WIB
Jumali
3 EWS Tsunami di Pantai Gunungkidul Tak Optimal Early Warning System - Ist/OPI

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak tiga Early Warning System (EWS) tsunami di kawasan pantai Gunungkidul dilaporkan tidak berfungsi normal. BPBD Gunungkidul menyiapkan anggaran Rp160 juta untuk pemeliharaan dan operasional tahun ini.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Gunungkidul, Nanang Irawanto, menjelaskan EWS tsunami telah dipasang pada 2023 di empat lokasi. Titik pemasangan berada di Pantai Sepanjang dan Krakal di Kapanewon Tanjungsari, serta Pantai Drini dan Pulangsawal atau Indrayanti di Kapanewon Tepus.

Advertisement

“Kami rutin mengeceknya setiap bulan di tanggal 26 dengan membunyikan alat deteksi dini ini. Sebelum sirine dibunyikan, kami juga sudah melakukan pemberitahuan kepada warga sekitar sehingga tidak menimbulkan kepanikan saat pengecekan berlangsung,” kata Nanang, Senin (2/3/2026).

Hanya EWS Pantai Sepanjang Berfungsi Baik

Berdasarkan hasil pengecekan terakhir, hanya EWS tsunami di Pantai Sepanjang yang berfungsi optimal. Sementara itu, perangkat di Pantai Krakal, Drini, dan Indrayanti membutuhkan pemeliharaan berkala.

Permasalahan yang ditemukan antara lain koneksi internet pada CCTV yang tidak aktif serta suara sirine dari pengeras suara yang dinilai kurang keras.

BPBD Gunungkidul telah menjadwalkan perbaikan pada tahun ini. Anggaran sebesar Rp160 juta telah dialokasikan untuk mendukung pemeliharaan tersebut.

“Segera diperbaiki. Tapi, anggaran ini bukan hanya untuk pemeliharaan EWS, tapi juga dipergunakan sebagai biaya operasionalnya,” kata mantan Kepala Bidang Cipta Karya ini.

DPRD Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat mitigasi kebencanaan di Bumi Handayani. Menurut dia, penguatan tidak hanya dilakukan melalui perluasan jaringan kalurahan tangguh bencana, tetapi juga dengan penambahan fasilitas deteksi dini.

“Keberadaan EWS ini juga sangat penting karena bisa menjadi sarana deteksi dini saat akan terjadi bencana seperti longsor maupun tsunami,” katanya.

Sesuai dengan fungsi pengawasan dan penganggaran, DPRD akan memberikan rekomendasi kepada bupati agar penguatan mitigasi terus ditingkatkan. Dalam pembahasan APBD murni maupun APBD Perubahan, pihaknya berkomitmen mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menambah alokasi program mitigasi.

“Musibah kemarin harus jadi pelajaran. Jangan sampai setelah ada kejadian besar, baru bertindak. Akan lebih baik, kalau penguatan mitigasi kebencanaan dilakukan mulai dari sekarang,” katanya.

Dengan kondisi tiga EWS tsunami yang belum optimal, percepatan perbaikan menjadi langkah krusial untuk memastikan sistem peringatan dini di pantai Gunungkidul dapat berfungsi maksimal saat dibutuhkan.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penembakan di Austin Tewaskan 2 Orang, FBI Selidiki Teror

Penembakan di Austin Tewaskan 2 Orang, FBI Selidiki Teror

News
| Selasa, 03 Maret 2026, 02:17 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement