Advertisement
Asap Tebal dari Oven Picu Kebakaran Gudang Triplek
Gudang triplek di Karanganyar terbakar akibat oven kayu, kerugian capai Rp40 juta tanpa korban jiwa. - Espos.
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Kebakaran hebat melanda gudang triplek milik CV Arvan Jaya di Dukuh Serut, Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar, Kamis (2/4/2026) pagi. Api diduga berasal dari proses pengovenan kayu yang memicu panas berlebih hingga menimbulkan percikan api.
Insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat seorang karyawan bernama Nawan melihat kepulan asap tebal dari dalam gudang. Saat diperiksa, mesin oven kayu sudah dalam kondisi terbakar dan api mulai membesar.
Advertisement
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyebut material kayu yang kering membuat kobaran api cepat merambat ke seluruh bangunan.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kayu yang terlalu kering saat proses pengovenan, sehingga memicu panas berlebih dan percikan api,” ujarnya.
BACA JUGA
Bangunan usaha berukuran sekitar 18 x 25 meter dengan atap baja ringan dan galvalum itu tak mampu menahan laju api. Dalam waktu singkat, api melahap tumpukan kayu di dalam gudang.
Warga dan karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas datang. Namun, besarnya api membuat upaya awal tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski begitu, sekitar 25 kubik kayu siap olah hangus terbakar dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta. Total kerugian masih dalam proses pendataan.
Petugas gabungan dari BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta relawan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah upaya intensif.
“Api sudah berhasil dipadamkan, situasi aman dan terkendali. Saat ini kami fokus pada pendataan dan kaji cepat,” kata Hendro.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pelaku usaha pengolahan kayu untuk meningkatkan standar keselamatan kerja, terutama pada proses pengeringan yang memiliki risiko tinggi memicu kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Harga Minyak Brent Naik Lagi, Pasar Cemas Konflik Timur Tengah
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Nilai TKA SMP Tertinggi di Kulonprogo Bakal Diganjar Laptop dan Sepeda
- Jadwal KRL Jogja-Solo 9 April 2026, Lengkap dari Tugu
- Viral Keributan di Kotagede Jogja, Polisi Pastikan Berakhir Damai
Advertisement
Advertisement






