Polisi Ambil Sampel Makanan Sisa Pesta Pernikahan yang Diduga Jadi Penyebab Keracunan Massal

Sejumlah warga tergeletak lemas setelah mengalami mual dan muntah di RSUD Wates, Selasa (10/4/2018). - Harian Jogja/Beny Prasetya
11 April 2018 11:17 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Polisi Resor Kulonprogo mulai melakukan pemeriksaan atas peristiwa keracunan massal yang menyebabkan warga dusun Kalinongko pusing, mual, dan muntah pada Selasa (10/4/2018). Polisi mengambil contoh makanan pada Rabu (11/4/2018).

Polisi mendatangi lokasi pesta pernikahan yang diduga menjadi sumber keracunan yakni di rumah Kemiran, 58, Kalinongko, Kedungsari, Kecamatan Pengasih. Polisi mengambil beberapa sampel makanan untuk mencari sumber keracunan yang dialami puluhan warga.

Kasat Reskrim Polres Kulonprogo AKP Dicky Hermansyah mengatakan, sampel makanan yang diambil berupa makanan seperti rendang dan sayur krecek. Polisi akan menguji kandungan makanan tersebut di laboratorium forensik milik polisi di Kota Semarang.

"Kami sudah mengambil sampel makanan berupa daging dan sambel telur puyuh alias krecek," katanya Rabu (11/4/2018) pagi.

Atas pemeriksaan sementara yang dilakukan kepada Kemiran dan sebagian warga, Dicky mengaku belum bisa menyimpulkan kejadian tersebut. Dicky mengaku belum bisa memastikan kapan hasil laboratorium bakal keluar.

"Kami belum bisa memastikan kapan hasil laboratoriumnya keluar. Tapi berdasarkan diagnosis dokter rumah sakit, kejadian ini dipicu karena keracunan makanan. Saat ini masih kita dalami kejadian ini," katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima Dicky, sejumlah 15 orang yang dilarikan ke rumah sakit. Sebanyak 13 orang dilarikan ke RSUD Wates dan dua orang lainnya berada di RSU Kharisma Paramedika.

"Dua orang hingga pagi ini masih dirawat di RSUD Wates atas nama Diyah Ayu, warga Pedukuhan Kalinongko, Kedungsari, Kecamatan Pengasih serta Sukmini, warga Pedukuhan Ngramang, Kedungsari juga," katanya.