Usulkan Raperda Pemanfaatan dan Pengelolaan TI, Ini yang Ingin Disasar Komisi A DPRD DIY

Ilustrasi bencana alam puting beliung di Jogja, Selasa (24/4/2018). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
25 April 2018 13:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :
Adplus Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA-Komisi A DPRD DIY resmi mengajukan Raperda Pemanfaatan dan Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Diharapkan pada September mendatang, pembahasan raperda ini sudah rampung.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan raperda ini diusulkan untuk meningkatkan pelayanan publik, memperteguh keamanan dan ketertiban serta pengelolaan risiko bencana yang lebih baik.

"Di DIY kerap terjadi bencana, setelah ada Siklon Tropis Cempaka. Kemarin juga ada puting beliung. Dalam kebencanaan, akses informasi yang cepat sangat penting, sehingga Pemda DIY bisa langsung menangani dengan cepat. Nantinya logistik yang tersedia juga bisa diakses masyarakat," jelasnya saat jumpa pers di Gedung DPRD DIY, Rabu (25/4/2018).

Raperda ini juga ditujukan supaya nantinya orang bisa lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan publik. Eko mencontohkan dengan adanya informasi lengkap, orang sakit akan tahu mana rumah sakit terdekat yang bisa diakses.

Dengan demikian orang yang sakit akan mendapatkan perawatan dengan cepat. Selain itu, tak akan lagi ada antrean memanjang di rumah sakit, karena orang-orang sudah tahu kapasitas yang masih tersedia.

"Raperda ini diajukan untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat. Termasuk juga terhadap danais [dana keistimewaan]. Perencanaan danais ini perlu melibatkan teknologi informasi terkini," imbuh Eko.

Adplus Tokopedia