Musim Kemarau, Waduk Sermo Hanya Menyimpan 5 Juta Kubik Air

Koordinator Lapangan Petugas Monitoring Waduk Sermo, Novika Prabowo, menunjukkan kondisi Waduk Sermo, Senin (2/4).Harian Jogja - Beny Prasetyay
09 Agustus 2018 08:17 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Setelah pintu Waduk Sermo resmi ditutup Senin (23/7/2018) lalu, saat ini Waduk Sermo hanya menyimpan lima juta meter kubik air.

Dengan total daya tampung efektif mencapai 20 juta meter kubik, jumlah tersebut hanya berkisar seperempat dari total daya tampung air Waduk Sermo.

Kepala Monitoring Waduk Sermo BBWSO, Novika Prabowo Andriyanto menyatakan saat ini jumlah pasti air bersih air di Waduk Sermo berada di kisaran 5,47 juta meter kubik.

Simpanan tersebut merupakan jumlah simpanan efektif yang dapat digunakan oleh PDAM atau pihak lainya untuk pengairan. "5,47 juta meter kubik, dan itu bisa dimanfaatkan," ungkapnya, Senin (8/8/2018).

Prabowo menyebutkan dengan volume tersebut, ketinggian air saat ini berada di 124,60 meter di atas laut. Jumlah tersebut menjadi jumlah air tersisa dari sekitar 20 juta meter kubik daya tampung Waduk Sermo.

"Pendangkalan memang ada karena limpahan tanah dari hulu. Dulu saat dibangun dengan kemampuan daya tampung air mencapai 25 juta meter kubik," katanya.

Menurutnya jumlah tersebut merupakan jumlah yang cukup aman dalam melewati musim kemarau ini. Pasalnya PDAM Kulonprogo yakni PDAM Bangun Tirto, Ia katakan telah memiliki bak tampungan sendiri dalam menyediakan air di musim kemarau ini.

"Sepengetahuan saya ada bak penampungan tersendiri, kendati ada yang mengambil dari Sermo," katanya.

Melengkapi, Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo, Ariadi menyatakan yang cukup mengkhawatirkan ialah kondisi ditutupnya pintu waduk. Bercermin dengan peristiwa saluran irigasi Kalibawang, penutupan saluran irigasi juga menambah potensi kekeringan di Kulonprogo.

"Pasti sama potensi kekeringan akibat kemarau panjang, tetapi ada potensi tambahan di sekitar saluran irigasi," katanya.

Menurut Ariadi, saat ini pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk ratusan tangki air bersih dalam penanganan tanggap darurat kekeringan. Air sendiri didapat dari tiga titik berbeda milik PDAM Kulonprogo.

"Setiap tangki mempunyai daya tampung 5000 liter, Kalau ditempat lain ada sumur yang serupa kami bisa minta airnya, tetapi dengan mendapatkan surat rekomendasi bersih dari puskesmas terlebih dahulu," katanya.

Ad Tokopedia