Kakak Ipar Sri Sultan HB X Meninggal Dunia, Sebelumnya Dirawat karena Gagal Ginjal

Keterangan Foto: Suasana di rumah duka Jalan Solo, Dusun Santan, Desa Maguwoharjo, Depok pada Minggu (12/8/2018). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
12 Agustus 2018 12:54 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, SLEMAN-Kakak Ipar Sri Sultan HB X, Sri Hardani Hadikusumo meninggal dunia pada Sabtu (11/8/2018) pukul 11.00 di Rumah Sakit Panti Rapih. Sri Hardani meninggal setelah sebelumnya dirawat karena gagal ginjal.

Keponakan Sri Hardani Hadikusumo Wigit Adi Sasoko mengatakan, sejak cuci darah pada empat hari lalu, kondisi kesehatan Sri Hardani menurun. "Setelah cuci darah itu drop, tapi sempat membaik lagi, terus Sabtunya drop lagi," kata Wigit pada Minggu (12/8//2018).

Wigit mengatakan, Sri Hardani meninggal karena mengalami gagal ginjal. "Sakit ginjal ibu [Sri Hardani] sudah sejak tiga bulan lalu," jelasnya.

Wigit mengatakan, Sri Hardani sangatlah aktif di organisasi kepramukaan sampai tingkat Kwartir Nasional (Kwarnas), tetapi karena kondisi kesehatannya setahun ini ia sudah mulai menurunkan intensitas keaktifan di kepramukaan.

Sri Hardani akan dimakamkan di Pemakaman Imogiri di samping suaminya GBPH Hadikusumo. Kerabat-kerabat mulai berdatangan di antaranya dari Keraton juga dari kepramukaan. (Fahmi Ahmad Burhan)

Ad Tokopedia