FJI dan FPI DIY Dicatut dalam Aksi #2019GantiPresiden

Ilustrasi hoaks. - JIBI
31 Agustus 2018 13:54 WIB Irwan A Syambudi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pesan berantai berisi seruan aksi #2019GantiPresiden menyebar di masyarakat beberapa hari terkahir. Sejumlah nama organisasi tercantum dalam isi pesan tersebut, tetapi sebagian merasa namanya dicatut.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Jihat Islam (FJI) DIY, Abdurrahman mengatakan tidak pernah mendapatkan pemberitahuan apapun terkait dengan isi pesan berantai yang menyerukan 'Aksi Menagih Janji #2019GantiPresiden secara Konstitusional' itu. Ia juga mengaku tidak mengetahui sama sekali akan adanya aksi yang dalam pesan tersebut bakal diadakan di Titik Nol, Kota Jogja, pada Minggu (2/9/2018).

"Kami tidak tahu. Nama kami dicataut dan itu yang menyebar pesan berantai kami juga tidak tahu," katanya saat dihubungi, Jumat (31/8/2018).

Lanjutnya lagi selama ini dari semua pengurus tidak pernah menetahui akan adanya aksi tersebut. Komunikasi dengan panitia penyelenggara atau siapapun yang terlibat dalam aksi tersebut pun tidak pernah dilakukan.

Untuk itu pihaknya menegaskan bahwa tidak terlibat sama sekali dalam aksi tersebut. "Kami sudah klarifikasi ke pihak kepolisian, dan kami juga mendorong agar penyebar pesan itu juga diusut," ungkapnya.

Sementara itu hal yang sama juga diungkapkan Ketua Front Pembela Islam DIY, Bambang Tedy Suharto. Melalui video berdurasi 75 detik ia mengatakan bahwa nama FPI DIY tidak terlibat dalam aksi tersebut.

"Saya selaku ketua FPI DIY, kami menyampaikan bahwa kegiatan aksi ganti presiden 2019 yang akan diadakan di Titik Nol pada Minggu 2 September 2018, kami tidak diberitahu oleh penyelenggara. Dan kami merasa tidak mengkoordinasikan dengan ormas lain, maka dari itu kami FPI merasa tidak terlibat di dalam kegiatan ini," ujarnya.