Advertisement
Belum Punya Amdal, Perusahaan di Gunungkidul Ini Dilarang Beroperasi
Suasana peternakan ayam milik PT Widodo Makmur Unggas di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul, Selasa (11/9/2018). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lantaran belum memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari PT Widodo Makmur Unggas (WMU), Pemkab Gunungkidul meminta peternakan yang berlokasi di kawasan Geopark Gunungsewu ini untuk menghentikan aktivitasnya sementara.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan sebelum penetapan Online Single Submission (OSS) pada akhir Juli 2018 lalu, PT WMU sudah diberikan peringatan tidak boleh beroperasi. "Oleh komisi penilaian Amdal, itu penghentian pembangunan sebagai salah satu syarat untuk pembahasan Amdalnya," ucapnya melalui sambungan telepon, Selasa (11/9/2018).
Advertisement
Meski diketahui lokasi peternakan tidak menyalahi aturan tata ruang di Gunungkidul, tapi, pihak pengelola, kata Irawan tetap harus terpebih dulu melengkapi dokumen Amdal, dan dokumen lain seperti IMB.
Saat ini dokumen Amdal peternakan ayam yang digarap PT Widodo Makmur Unggas sedang dibahas di Dinas PUP-ESDM DIY. Pihaknya tidak mengetahui kapan dokumen tersebut keluar.
BACA JUGA
Sebelumnya, pengelola Gua Jomblang dan kawasan Geopark Gunung Sewu, Gunungkidul, Cahyo Alkantana menilai berdirinya peternakan ayam milik PT WMU di kawasan Geopark Gunung Sewu dikhawatirkan mengganggu ekosistem alam. Limbah dari peternakan kata dia bisa mencemari lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
Advertisement
Advertisement






