Kapal 6 GT Diterjunkan Cari Wisatawan Hilang di Pantai Gunungkidul

Tim Sar Satlinmas Wilayah I Gunungkidul saat prosesi pencarian korban laka laut di Pantai Sedahan, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, Selasa (25/9). - Ist/ dok SAR
26 September 2018 05:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :


Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Seorang wisatawan masih hilang di Pantai Pantai Sedahan, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo pada Selasa (25/9/2018).

Koordinator Sar Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Korban bernama Sutijan, 35, warga Dusun Manukan, Desa Jepitu, Girisubo. Satu korban lain, Wulandari Rahayu, 21 ditemukan tewas.

Suni mengatakan derasnya ombak dan medan bebatuan menjadi kendala tim SAR melakukan pencarian. Atas hal itu pencarian dilakukan kembali pada Rabu (26/9/2018) pagi.

"Arusnya agak kepinggir, takutnya malah terjepit ke sela bebatuan. Itu malah membahayakan tim sar. Besok kami lanjutkan kembali," ucap Sunu.

Sunu menjelaskan rencana pencarian hari kedua pihaknya akan menerjunkan tim darat kekuatan 15 personil untuk melakukan penyisiran seputaran barat dan timur TKP.

Selain itu tim kapal dengan empat personil menggunakan kapal 6 GT juga dikerahkan untuk pencarian dari pantai Sadeng hingga Siung.

"Kami juga kerahkan tiga personil menggunakan perahu jukung untuk melakukan penyisiran ke TKP. Semua operasi dimulai besok pada pukul 05.00 WIB," ucapnya.

Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto membenarkan adanya laka laut di Pantai Sedahan, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo pada Selasa siang tadi.

"Benar memang ada, dan kami telah menyerahkan korban [Wulandari] ke pihak keluarga sore tadi," ucapnya melalui sambungan telepon kepada Harian Jogja, Selasa malam.

Lebih lanjut Marsidi mengatakan kejadian ini murni kecelakaan. Hasil pemeriksaan dari dokter di Puskesmas Girisubo tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh Wulandari.

Menyoal korban lain yang belum ditemukan, Marsidi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan tim SAR untuk turut membantu proses pencarian korban hilang besok pagi.

"Kita tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait terutama SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban yang belum diketemukan," ucapnya.