Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Ilustrasi Difabel./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Direktur Sasana Inklusi dan Gerakan Adovokasi Difabel (Sigab) Suharto memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah yang memberikan kuota khusus bagi difabel dalam rekrutmen CPNS 2018. Namun demikian, untuk persyaratan dirasa belum memihak sehingga formasi yang dibuka banyak yang kosong.
“Ke depannya harus dipermudah untuk kuota difabel. Misalnya, rekrutmen dilakukan secara umum, tapi ada kuota untuk difabelnya dan bukan diberikan secara khusus,” kata Suharto kepada wartawan di sela-sela kegiatan Temu Inklusi 2018 di Lapangan Desa Plembutan, Playen, Selasa (23/10/2018).
Menurut dia, formasi yang dibuka khusus difabel masih banyak yang kosong. Hal ini terjadi karena banyak anggota difabel yang tidak memenuhi persyaratan sehinga tidak jadi mendaftar.
Suharto mencontohkan di beberapa pemda, formasi yang diberikan sudah disediakan secara khusus. Selain itu, ada beberapa persyaratan khusus seperti bisa mendengar dan membaca secara jelas. Padahal, menurut dia persyaratan itu akan sulit dipenuhi oleh anggota difabel tuna runggu dan tuna netra.
“Masalah lain di kuota khusus yang disediakan banyak yang tidak sesuai dengan kualifikasi anggota difabel sehingga banyak lowongan yang kosong,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, untuk mempermudah dalam rekrutmen CPNS untuk difabel, akan lebih baik jika pemerintah membuka secara umum di semua formasi. Hal ini dibutuhkan agar anggota difabel bisa memilih sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki.
“Memang tidak semua harus diterima, tapi dengan membuka di semua formasi maka aksesnya akan lebih besar ketimbang proses rekrutmen pada saat ini,” ungkapnya.
Kepala Bidang Informasi Pengembangan dan Data Pegawai, BKPP Gunungkidul Reni Linawati mengatakan, di dalam proses rekrtumen CPNS di Pemkab Gunungkidul ada empat kuota khusus untuk difabel. Keempat lowongan ini meliputi Analis Sistem Mutu dan Lingkungan; Penata Ruang Ahli Pertama; Pengelola Sarana Wisata dan Teknis Jaringan Instalasi.
Menurut dia, hingga proses pendaftaran ditutup, dari keempat lowongan tersebut banyak yang kosong. Hal ini terjadi karena hanya ada satu pendaftar untuk formasi teknis jaringan instalasi. “Untuk tiga lowongan lainnya tidak ada yang mendaftar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Subaru membentuk divisi khusus mobil sport untuk menghidupkan kembali DNA performa yang selama ini identik dengan WRX STI. Penggemar kini menanti gebrakan besar
Timnas Indonesia menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. John Herdman dan Nadeo Argawinata optimistis Garuda mampu membuka turnamen dengan k
Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, fitur verifikasi akun gratis melalui video selfie. Simak cara mendapatkan lencana verifikasi dan perbedaannya dengan M
Survei Coursera 2026 menunjukkan 97 persen perusahaan di Indonesia kini lebih mengutamakan keterampilan dibanding ijazah dalam merekrut karyawan entry level.
Nissan Leaf Nismo resmi meluncur di Jepang dengan fokus pada handling dan desain sporty, bukan peningkatan tenaga. Cek spesifikasi lengkapnya!