Desa Wisata Nglinggo Raih Penghargaan BCT 2018

Ketua Desa Wisata Nglinggo, Teguh Kumoro, menapaki jalan setapak yang dibuat dari kayu di kebun teh Nglinggo, beberapa waktu lalu. Harian Jogja/dokumen
06 Desember 2018 18:15 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Desa wisata alam Kebun Teh Nglinggo di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, kembali meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo, Niken Probo Laras, mengungkapkan setelah sebelumnya menyabet juara tiga kategori ekowisata terpopuler versi Anugerah Pesona Indonesia, Desa Wisata Nglinggo berhasil menduduki peringkat pertama nasional desa wisata dalam kategori Community Based Tourism (CBT) 2018.

Niken berharap prestasi yang diraih bisa dipertahankan dan masyarakat bisa terus berkarya agar ke depan bisa lebih baik lagi. Bila perlu bukan hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi di tingkat ASEAN bahkan dunia. "Desa Wisata Nglinggo layak berprestasi karena dalam pengelolaannya dinilai cukup baik dan banyak diminati untuk tujuan kunjungan wisata," kata dia, Kamis (6/12/2018).

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kulonprogo, Yudono Hindriatmoko, mengungkapkan prestasi yang diraih tersebut juga menjadi tantangan bagi desa wisata. Menurut dia, kelompok desa wisata dapat meningkatkan pelayanan kepada wisatawan dan menjaga kebersihan di kawasan wisata dari sampah.

"Pemkab Kulonprogo menyambut baik dan mendukung kemajuan objek wisata alam Nglinggo. Salah satu bentuk dukungan pemerintah seperti membangun infrastruktur jalan untuk mempermudah wisatawan mengunjungi tempat itu," katanya.