Revitalisasi 131 Sekolah Gunungkidul, DPRD Ingatkan Kualitas Bangunan
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Sejumlah petani saat menerima bantuan hand tractor di halaman Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul. Jumat (28/6/2019)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Puluhan petani di Gunungkidul mendapatkan bantuan alat pertanian dari Kementerian Pertanian. Dengan adanya bantuan ini diharapkan produktivitas hasil pertanian meningkat.
Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Pedagangan Internasional yang juga Ketua Operasi Khusus Tanaman Padi, Kedelai dan Jagung DIY, Banun Hartini, mengatakan bantuan alat pertanian diberikan kepada petani di Gunungkidul sebagai upaya meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Adapun bantuan yang diberikan berupa mesin penggiling padi, perontok jagung, mesin pompa air hingga hand tractor.
“Mudah-mudahan bantuan dapat membantu petani dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Banun di sela-sela penyerahan bantuan di halaman Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Jumat (28/6/2019).
Menurut dia bantuan yang diberikan bisa nmenghemat waktu para petani dalam hal pengolahan dan pemeliharaan. Sebagai contoh, penggunaan hand tractor dapat menyingkat waktu pengolahan. Hal yang sama juga terlihat dari fungsi alat pertanian lain seperti mesin perontok jagung. “Intinya bisa menghemat waktu hingga 40 persen dibandingkan dengan penggunaan alat-alat tradisional,” katanya.
Dia menegaskan inovasi di bidang pertanian sangat dibutuhkan karena sebagai upaya mewujudkan target swasembada pangan. “Oleh karena itu di dalam penyerahan tidak hanya bantuan alat, tapi juga bantuan benih,” katanya.
Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, menyatakan bantuan puluhan alat pertanian bersumber dari Pemkab dan juga bantuan dari Pemerintah Pusat. “Bantuan sudah didistribusikan kepada petani di wilayah Gunungkidul. Harapannya dengan alat-alat pertanian ini bisa memacu produktivitas pertanian,” katanya.
Dia berharap bantuan tidak hanya digunakan guna mendukung peningkatan produktivitas, tetapi alat yang diberikan dijaga dan dirawat. “Jangan hanya asal pakai, tapi juga dijaga sehingga memberikan manfaat yang positif,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.