Gunungkidul Siap Pasok Kebutuhan Hewan Kurban DIY dan Sekitarnya
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul berupaya mengubur bangkai sapi milik Sunaryo yang mati mendadak di Dusun Kulwo, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Selasa (27/8/2019)./Istimewa/Dokumen DPP Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul memastikan tahap pertama vaksin untuk pencegahan antraks di wilayah Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo telah selesai dilakukan. Meski demikian, proses vaksinasi terus dilakukan setiap enam bulan sekali dalam kurun waktu 10 tahun.
Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengatakan jajarannya berkomitmen untuk mencegah penyebaran antraks yang lebih luas. Menurut dia, berbagai upaya telah dilakukan salah satunya dengan memberikan vaksin terhadap hewan ternak milik warga yang berada di wilayah endemik antraks.
Bambang menjelaskan, sebelum Hari Raya Iduladha jajarannya sudah memberikan vaksin antraks terhadap ribuan ternak milik warga. “Sudah divaksin dan akan terus berlanjut. Rencananya enam bulan ke depan dilakukan vaksin ulang,” kata Bambang kepada wartawan, Rabu (28/8/2019).
Menurut dia, pemberian vaksin dilakukan secara berkala selama 10 tahun. Adapun durasi vaksin diberikan setiap enam bulan sekali sehingga dalam satu tahun ada dua kali penyuntikan. “Bakteri antraks bisa bertahan hingga 80 tahun. Jadi upaya pencegahan harus dilakukan secara berkala. Selain penyuntikan, rencananya di wilayah yang positif antrak juga diambil sampel ulang untuk memastikan apakah bakteri masih ada atau tidak,” katanya.
Di tahap awal pemberian vaksin terbagi dalam dua zona meliputi Dusun Grogol 1,2,3,4,5 di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Zona merah ini juga berlaku untuk desa di wilayah Kecamatan Wonosari yang berbatasan dengan Dusun Grogol 4 yakni Dusun Tawarsari di Desa Wonosari dan Dusun Kajar 3 di Desa Karangtengah. Untuk zona kuning meliputi Dusun Grogol 2; Gunungsari; Banyubening 1 dan 2; Kulwo dan Kedung I di Desa Bejiharjo. Sedangkan untuk dusun di wilayah Kecamatan Wonosari meliputi Dusun Budengan 1 dan 2 di Desa Piyaman serta Dusun Selang 2, Desa Selang.
Kepala Seksi Kesehatan Veteriner DPP Gunungkidul, Retno Widiastuti, mengatakan pemberian vaksin anti antraks tahap pertama menyasar ke 662 ekor sapi, 1.472 kambing dan tujuh ekor domba. Menurut dia, upaya pencegahan akan terus dilakukan. Selain rutin mengecek kondisi kesehatan ternak juga dilakukan dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran penyakit pada hewan ternak. “Salah satu fokus sosialisasi yakni dengan mengimbau agar hewan yang mati mendadak untuk tidak disembelih karena tindakan itu bisa menjadi sumber penyebaran penyakit. Jadi, kalau ada hewan mati maka harus langsung dikubur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.