Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, WONOSARI–Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Markus Tri Munarjo memastikan blangko e-KTP hingga sekarang masih mencukupi. Hal ini tidak lepas adanya kiriman blangko yang dilaksanakan setiap dua pekan sekali.
“Distribusi lancar karena sehingga stok masih aman,” kata Markus, Selasa (14/7/2020).
Menurut dia, untuk saat ini stok yang dimiliki sebanyak 2.602 keping. Stok ini dinilai masih mencukupi terlebih lagi tidak ada kendala dalam pendistibusian dari Pemerintah Pusat ke daerah yang dilakukan melalui pemerintah provinsi.
BACA JUGA : Kekurangan Blangko, Ribuan Warga Kulonpogo Belum Bisa
“Perekaman jalan terus. Sedangkan untuk blangko sudah tidak ada kelangkaan,” katanya.
Mantan Kepala Bagian Organisasi ini mengatakan, tahun lalu sempat ada kelangkaan blangko untuk mencetak e-KTP sehingga warga yang telah merekam hanya diberikan surat keterangan perekaman. Meski demikian sejak Februari lalu sudah kembali normal dan tidak ada kendala berkaitan dengan stok.
“Sudah lancar dan suket yang diterbitkan juga sudah diganti dengan e-KTP,” ungkapnya.
Markus mengungkapkan, tingkat perekaman e-KTP di Gunungkidul sudah lebih dari 99%. Meski demikian, upaya perekaman terus dilakukan karena data kependudukan sangat dinamis dan dapat berubah setiap saatnya.
Ditambahkan dia, selama pandemic corona, disdukcapil membuat kebijakan baru dengan layanan online untuk meminimalisir kontak. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.
BACA JUGA : Blangko e-KTP Seret Lagi, Warga Jogja yang Ingin Ganti KTP
“Daftar dulu secara online melalui WA, nanti setelah data dinyatakan lengkap. Pemohon akan diberitahu terkait dengan jadwal dan waktu perekaman tanpa adanya antrean,” katanya.
Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Ery Agustin mengatakan, pihaknya terus mendorong disdukcapil meningkatkan layanan secara online. Ia pun berharap layanan tersebut tidak hanya dilakukan saat pandemi, tapi bisa dilakukan secara berkelanjutan sehingga mempermudah layanan bagi masyarakat.
“Layanan harus ditingkatkan dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, Ery meminta kepada pemkab segera merealisasikan pembangunan Mal Pelayanan Publik. Keberadaan layanan ini sudah hal yang jamak ditemui di beberapa daerah karena bisa membantu masyarakat dalam mengurus berbagai hal mulai masalah kependudukan hingga layanan lainnya.
“Mal Pelayanan Publik sangat dibutuhkan karena di satu lokasi bisa mengurus berbagai keperluan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.