Groundbreaking PSEL Jogja Ditarget Juni 2026
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Memperingati hari Kemerdekaan RI ke 75 di masa pandemi covid-19, Pemerintah Pusat akan menggelar lomba virtual berskala nasional. Masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam lomba ini untuk menyemarakkan HUT RI ke 75 dengan sederhana namun tetap istimewa.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, menjelaskan dalam lomba ini peserta membuat video dengan durasi 3-5 menit tentang kemeriahan dan kekhidmatan saat detik-detik proklamasi. “Video nanti dikirim ke panitia pusat,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pendaftaran lomba ini dimulai pada 1 Agustus hingga pengiriman video paling lambat 24 Agustus. Total hadiah yang disediakan senilai Rp1 miliar. Untuk sosialisasi, pihaknya akan berkoordinasi dengan panitia di tingkat Kabupaten dan Kota.
Selain lomba ini, ia juga meminta masyarakat untuk tetap menyemarakkan peringatan HUT RI ke 75 dengan sederhana dengan mematuhi protokol Kesehatan. Ia berharap masyarakat juga tetap menghias kampung msing-masing seperti peringatan HUT RI pada mestinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.