Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Suasana los pakaian di Pasar Godean, Kamis (21/5/2020)./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, SLEMAN—Masyarakat Godean berharap pasar tradisional Godean yang akan dipugar kelak menjadi ikon baru di Sleman Barat. Mereka mengajukan sejumlah usulan fasilitas penunjang di pasar tersebut.
Kepala Dusun (Dukuh) Kwagon, Sidorejo, Godean, Sukiman Hadi Wijoyo, mengharapkan desain Pasar Godean menghasilkan bangunan bercorak dan bernuansa kebudayaan Ngayogyakarta. Di pasar tersebut juga ditulis aksara Jawa. Bila memungkinkan, lanjutnya, tidak jauh dari pasar juga dibangun subteminal angkutan umum. "Kami juga berharap di sana ada masjid dan ruang bermain bagi anak," katanya saat berdialog dengan Bupati Sleman, Selasa (4/8/2020).
BACA JUGA: Ini Daftar Kampus Paling Top di Medsos, UGM Teratas
Tidak hanya itu, kata Sukiman, warga juga berharap agar dibangun jembatan layang di atas jalan raya yang menghubungkan dengan pasar karena Jalan Godean akan menjadi salah satu jalur alternatif menuju Bandara YIA di Kulonprogo. "Jadi ada jembatan penyeberangan seperti di Plaza Ambarukmo. Warga juga berharap agar parkir di pinggir jalan ditata agar tidak mengganggu jalur utama seperti saat ini," katanya.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan saat ini Pemkab Sleman mengelar sayembara desain Pasar Godean. Lomba tersebut tidak hanya melibatkan kelompok desainer dari dalam negeri tetapi juga luar negeri. "Paling jauh dari Belgia. Ada juga dari Malaysia dan Singapura. Tentu mereka tidak hanya mengejar nilai lombanya, tetapi lebih pada rasa bangga jika karya desainnya terpilih," katanya.
BACA JUGA: Kawasan Seksi, Desa Tirtoadi Jadi Titik Pertemuan Tiga Tol di DIY
Apa yang diharapkan masyarakat Godean, kata Sri, diserahkan sepenuhnya kepada para desainer yang mengikuti lomba tersebut. "Mereka tentu akan menggali berbagai aspek agar desain pasar Godean sesuai dengan kebutuhan masa kini. Bagaimanapun arsitek tidak akan meninggalkan sejarah," katanya.
"Apa yang diusulkan masyarakat tentu akan memperkaya ide desain pembangunan pasar tersebut."
Kepala Disperindag Sleman Raden Rara Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan sayembara desain pasar Godean digelar untuk merevitalisasi Pasar Godean sebagai satu ikon baru di Sleman Barat. Pasar ini juga diharapkan bisa menjadi percontohan bagi pasar lain yang selama ini telah direvitalisasi.
"Walaupun Pasar Godean ini dibangun kembali tetapi ruhnya tidak boleh hilang. Ruh ketradisionalan yang dimaksud yaitu guyub, urup, penuk, prasojo, unik, ndalan dan kalangan," jelas Mae.
BACA JUGA: Tol Jogja-Bawen Gusur Bangunan Cagar Budaya Lebih dari 50 Tahun
Dia berharap sayembara ini dapat menghasilkan sebuah pasar tradisional yang tidak hanya baik secara fisik namun juga memenuhi berbagai aspek. Aspek tersebut di antaranya ekonomi, kebersihan, keamanan, artistik serta berstandar nasional Indonesia. Dia berharap, desain yang dihasilkan dapat menyajikan ruang perdagangan di mana ada interaksi yang hangat antara penjual dan pembeli serta mempertahankan ruh ketradisionalan sebuah pasar.
"Sampai saat ini sudah terdaftar 120 peserta. Rencananya pasar tersebut akan beroperasi selama 24 jam selama sepekan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
BMKG mencatat gempa susulan Flores M7,7 mencapai 13.863 kali hingga Rabu pagi, dengan magnitudo terbesar 6,2.
Qasem Basir, rudal Iran yang dilaporkan digunakan menyerang kapal AS di Selat Hormuz, masih menunggu verifikasi independen.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSG mewaspadai Slovan Bratislava asuhan Yaya Toure. Luis Enrique menilai laga pembuka Liga Champions 2026/2027 tak akan mudah.
Kansar Banten mengecek informasi Pulau Sebesi dalam pencarian jurnalis hilang setelah kapal yang menuju Gunung Anak Krakatau hilang kontak.