Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Calon Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat mencoblos bersama istri di TPS 8 Dusun Kwarasan Wetan, Rabu (9/12/2020). /Istimewa-dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pelantikan bupati dan wakil bupati Gunungkidul belum diketahui secara pasti waktunya. Hanya saja, bupati terpilih Sunaryanta memastikan tidak akan menggunakan mobil dinas yang disediakan karena lebih memilih menggungakan kendaraan pribadi yang dibelinya.
Adapun kendaraan operasional yang dipilih adalah keluaran dari PT Pindad yang diberinama Maung. Adapun dapur pacu dari Maung Pindad ini berkapasitas 2.469 CC dengan enam silinder DOHC 4x4. Untuk mesin, mobil ini menggunakan milik Toyota Hilux.
“Sudah beli dengan harga Rp600an juta. Maung ini cocok dengan kondisi medan di Gunungkidul,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).
Menurut dia, Maung Pindad merupakan hasil kreasi anak negeri sehingga penggunaan tersebut sebagai bentuk apresiasi. Sunaryanta mengakui, untuk pembelian mobil ini menggunakan uang pribadi. Ia tidak mempermasalahkan karena tidak ingin mengganggu struktur keuangan di APBD Gunungkidul. “Minggu depan sudah datang. Sebelum membeli, saya juga sudah melihat kemampuan dari mobil ini,” katanya.
Kepala Bidang Aset, BKAD Gunungkidul, Prihatin Eka Widada mengatakan, untuk alokasi anggaran di 2021 tidak ada program untuk pembelian kendaraan untuk bupati yang baru. Oleh karenanya, pada saat telah resmi menjabat akan menggunakan kendaraan dinas yang sudah ada.
BACA JUGA: Soal Sanksi untuk Penolak Vaksin, Ini Kata Pemda DIY
Menurut dia, bupati memiliki dua mobil dinas. Satu unit merupakan jenis sedan Toyota Camry yang dibeli di 2015 lalu. Sedangkan satunya, mobil jenis jip yakni Toyota Fortuner yang dibeli di 2019 lalu.
Eka menjelaskan, ada beberapa pertimbangan tidak mengalokasikan anggaran untuk kendaraan bagi bupati baru. Selain kemampuan anggaran yang masih terbatas, kendaraan yang ada saat ini masih sangat memadai.
Ia mengungkapkan, jika mengacu pada proses pemakaian, idealnya penggantian setiap empat tahun sekali. Hanya saja, ketentuan ini tidak bisa menjadi acuan karena pengadaan juga mengacu pada kemampuan keuangan daerah. “Untuk kendaraaan dinas, pemkab sudah menyediakan. Tapi, kalau mau menggunakan kendaraan pribadi juga tidak dilarang,” kata Eka saat disinggung menenai pemakaian Maung Pindad untuk operasional bupati terpilih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.