Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Calon Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat mencoblos bersama istri di TPS 8 Dusun Kwarasan Wetan, Rabu (9/12/2020). /Istimewa-dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pelantikan bupati dan wakil bupati Gunungkidul belum diketahui secara pasti waktunya. Hanya saja, bupati terpilih Sunaryanta memastikan tidak akan menggunakan mobil dinas yang disediakan karena lebih memilih menggungakan kendaraan pribadi yang dibelinya.
Adapun kendaraan operasional yang dipilih adalah keluaran dari PT Pindad yang diberinama Maung. Adapun dapur pacu dari Maung Pindad ini berkapasitas 2.469 CC dengan enam silinder DOHC 4x4. Untuk mesin, mobil ini menggunakan milik Toyota Hilux.
“Sudah beli dengan harga Rp600an juta. Maung ini cocok dengan kondisi medan di Gunungkidul,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).
Menurut dia, Maung Pindad merupakan hasil kreasi anak negeri sehingga penggunaan tersebut sebagai bentuk apresiasi. Sunaryanta mengakui, untuk pembelian mobil ini menggunakan uang pribadi. Ia tidak mempermasalahkan karena tidak ingin mengganggu struktur keuangan di APBD Gunungkidul. “Minggu depan sudah datang. Sebelum membeli, saya juga sudah melihat kemampuan dari mobil ini,” katanya.
Kepala Bidang Aset, BKAD Gunungkidul, Prihatin Eka Widada mengatakan, untuk alokasi anggaran di 2021 tidak ada program untuk pembelian kendaraan untuk bupati yang baru. Oleh karenanya, pada saat telah resmi menjabat akan menggunakan kendaraan dinas yang sudah ada.
BACA JUGA: Soal Sanksi untuk Penolak Vaksin, Ini Kata Pemda DIY
Menurut dia, bupati memiliki dua mobil dinas. Satu unit merupakan jenis sedan Toyota Camry yang dibeli di 2015 lalu. Sedangkan satunya, mobil jenis jip yakni Toyota Fortuner yang dibeli di 2019 lalu.
Eka menjelaskan, ada beberapa pertimbangan tidak mengalokasikan anggaran untuk kendaraan bagi bupati baru. Selain kemampuan anggaran yang masih terbatas, kendaraan yang ada saat ini masih sangat memadai.
Ia mengungkapkan, jika mengacu pada proses pemakaian, idealnya penggantian setiap empat tahun sekali. Hanya saja, ketentuan ini tidak bisa menjadi acuan karena pengadaan juga mengacu pada kemampuan keuangan daerah. “Untuk kendaraaan dinas, pemkab sudah menyediakan. Tapi, kalau mau menggunakan kendaraan pribadi juga tidak dilarang,” kata Eka saat disinggung menenai pemakaian Maung Pindad untuk operasional bupati terpilih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026