KPPS Pilur Gunungkidul Dibentuk, 230 TPS Siap Digunakan
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Gunungkidul. /JIBI
Harianjogja.com, WONOSARI – Fraksi PAN DPRD Gunungkidul mengapresiasi adanya program kemajuan dan kemandirian kalurahan dalam draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Meski demikian ada harapan program bisa lebih dipertajam dengan melihat potensi dan kondisi geografis di masing-masing kalurahan.
Sekretaris Fraksi PAN DPRD Gunungkidul, Sugeng Nurmanto mengatakan, ada hal menarik dalam pembahasan RPJMD karena ada program prioritas yang dimiliki pemkab. Salah satunya, pembangunan kalurahan dan kawasan kalurahan untuk memperkuat daya saing daerah.
BACA JUGA : Bupati Baru Gunungkidul Belum Bisa Tata Pejabat
“Programnya bagus. Tapi ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan karena kami memandang program ini jadi pekerjaan rumah yang cukup berat,” kata Sugeng, Selasa (13/6/2021).
Menurut dia, anggapan program kemajuan dan kemandirian kalurahan masih berat bukan tanpa alasan. Hal ini mengacu pada indikator di tingkat kapanewon. Hingga sekarang hanya ada satu kapanewon yang memiliki status mandiri, 14 kapanewon masuk kategori maju dan tiga kapanewon lainnya dengan status berkembang.
“Jadi ini bisa jadi acuan awal karena belum semua kapanewon masuk kategori mandiri,” ungkapnya.
Sugeng pun meminta agar program ini dicermati dengan benar sehingga tidak hanya menjadi rencana kerja yang tertuang di atas kertas. Oleh karenanya, pelaksanaan harus didukung dengan program yang nyata sehingga memberikan pengaruh yang nyata terhadap upaya memajukan dan memandirikan setiap kalurahan guna mendukung daya saing daerah.
BACA JUGA : Sunaryanta Kenalkan Program Sapta Karya, Begini
“Potensi dan kondisi geografis yang ada harus dimaksimalkan. Kami yakin dengan potensi yang dimiliki bisa mendorong kemajuan sehingga banyak yang memiliki status mandiri dan tidak hanya berlaku di satu kapanewon saja,” katanya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan, pembangunan kalurahan menjadi salah satu prioritas yang dituangkan dalam RPJMD. Hal ini dilakukan untuk mendukung penguatan daya saing daerah.
Menurut dia, sejumlah program sudah dipersiapkan untuk mendukung program ini. salah satu upaya yang dilakukan dengan memanfaatkan program pemberdayaan masyarakat di kalurahan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Selain itu, ada juga penguatan pemberdayaan lembaga kemasyarakat untuk mendorong program ekonomi di kalurahan.
“Banyak kegiatan yang dilakukan mulai dari pengembangan wisata kalurahan, penguatan BUMDes, PKK, karang taruna hingga adanya penguatan sektor unggulan desa seperti industry kreatif dan olahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
KPK mengungkap kasus HGB Summarecon di Bogor bermula dari sengketa tanah hingga muncul dugaan permintaan Rp2 miliar untuk buka blokir SHGB.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Dugaan beras fortifikasi tak sesuai label ditemukan pemerintah. Harganya mencapai Rp57.000 per kilogram dan diduga rugikan konsumen Rp89 triliun.