Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi: Tenaga pikul membawa jenazah dengan protokol COVID-19 untuk dimakamkan di TPU Cikadut, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021). /ANTARA FOTO-Raisan Al Farisi
Harianjogja.com, SLEMAN--Tingginya angka kematian menjadi penyebab level PPKM di Sleman belum bisa diturunkan.
Sekda Sleman, Harda Kiswaya, menjelaskan belum turunnya level PPKM Sleman faktor terbesarnya disebabkan masih tingginya angka kematian. “Angka kematian masih tinggi. Penambahan kasus harian juga masih di atas 200,” ujarnya Selasa (31/8/2021).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan DIY, angka kematian Sleman dalam lima hari terakhir yakni 4 kasus pada Kamis (26/8), 8 kasus pada Jumat (27/8), 15 kasus pada Sabtu (28/8), 2 kasus pada Minggu (29/8) dan 18 kasus pada Senin (30/8). Per 30 Agustus, total kematian di Sleman sebanyak 2.303 kasus.
BACA JUGA : Soal Nasib Penurunan Level PPKM di Kota Jogja, Begini Jawaban Heroe Poerwadi
Ia menampik jika tingginya kasus kematian disebabkan penanganan di rumah sakit yang kurang optimal. “Kami sudah lengkapi segala peralatan yang diperlukan untuk penanganan Covid-19 ini. Kami sudah keluarkan anggaran untuk beli peralatan cukup besar. Kami sudah upayakan maksimal. Tapi kalau memang kenanya sudah agak berat tu ditututi agak susah,” ungkapnya.
Untuk menurunkan level PPKM, Pemkab Sleman mengupayakan menekan penambahan kasus dan tingkat kematian, dengan terus mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan serta mengoptimalkan vaksinasi.
BACA JUGA : Sultan Ungkap Penyebab PPKM di DIY Tak Kunjung Turun Level
“Bagaimana koordinasi sampai level kalurahan berjalan baik. Sebaran vaksin tidak semua ke Pemda, tapi ke Polri dan TNI, maka perlu menyatukan persepsi. Sepanjang vaksinya ada, kami bisa nyuntik sampai 15.000 orang per hari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
PGN Gagas memperluas penggunaan CNG di Jogja dan Jawa Tengah. CNG diklaim bisa menghemat biaya energi hingga 30%.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan Zona Travel di Hall 10 dalam gelaran BNI wondrX 2026 yang berlangsung di ICE BSD City
KMP Bontang Express II terbakar di area parkir Pelabuhan Ketapang. Kapal dalam kondisi off dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Di tengah pergerakan harga emas yang fluktuatif, Pegadaian menghadirkan solusi investasi yang aman dan terencana melalui produk Cicil Tabungan Emas.
Persija resmi mendatangkan Alexander Jeremejeff untuk dua musim. Striker Swedia itu membawa pengalaman Eropa dan ketajaman di lini serang.