CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Ilustrasi sampah. /Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, TANJUNGSARI – Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat terkait dengan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) pesisir di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari. Untuk merealisasikan program ini mengajukan bantuan pembangunan sebesar Rp10 miliar.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Aris Suryanto mengatakan, untuk membangun TPS pesisir meminta bantuan ke Pemerintah Pusat dengan mengajukan anggaran sekitar Rp10 miliar. Meski demikian, hingga sekarang belum ada kepastian terkait denga realisasi pembangunan.
BACA JUGA : TPST Piyungan Akan Diperluas dengan Tambahan 6,5 Hektare
“Kami masih menunggu. Harapannya bisa disetujui dan pembangunan dapat dimulai di tahun depan,” kata Aris, Senin (27/9/2021).
Menurut dia, persyaratan dalam pembangunan sudah dilengkapi mulai dari DED kawasan hingga kajian analisas dampak lingkungan. Dokumen ini juga telah diserahkan ke Pemerintah Pusat bersamaan dengan pengajuan bantuan untuk pembangunan. “Mungkin dikarenakan pandemi masih berlangsung, program yang kami usulkan belum ada jawabnnya,” katanya.
Aris menambahkan, pembangunan TPS pesisir merupakan upaya dari pemkab dalam hal optimalisasi pengelolaan sampah yang dihasilkan masyarakat. Hingga saat ini, di Gunungkidul baru ada satu TPA di Kalurahan Baleharjo, Wonosari.
“Jadi seluruh sampah di Gunungkidul masuknya ke TPAS di Baleharjo semua,” katanya.
Berdasarkan kajian yang dilakukan, maka diputuskan untuk menambah fasilitas pengolahan. Oleh karenanya dibuat program pembangunan TPS pesisir. “Lahannya sudah dibebaskan dan tinggal proses pembangunan melalui kementerian,” katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mendukung penuh pembangunan TPS di wilayah pesisir. Hal ini dikarenakan pelaku wisata di kawasan pantai kesulitan untuk membuang sampah karena di Gunungkidul hanya ada satu TPAS di Kalaurahan Baleharjo. Sementara itu, jarak antara kawasan pantai dengan TPAS sangat jauh sehingga upaya pembuangan kurang efektif.
BACA JUGA : TPST Piyungan Tutup 2 Hari, Sampah di Kota Jogja Menumpuk
“Seringkali sampah menjadi masalah karena ketiadaannya lokasi pembuangan di dekat destniasi. Memang ada truk sampah yang datang, tapi butuh waktu dikarenakan jarak yang lumayan jauh,” katanya beberapa waktu lalu.
Menurut dia, keberadaan TPS di pesisir bisa menjadi solusi sehingga sampah-sampah yang dihasilkan dari kegiatan pariwisata dapat langsung dibuang. “Keberadaan TPAS tidak hanya menjadi tempat pembuangan, tapi bisa juga sebagai sarana wisata edukasi. Jadi, kami dukung rencana pembangunannya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.