Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Kabut tebal terlihat di puncak Gunung Merapi dari kawasan Klangon, Glagaharjo, Sleman, Kamis (23/9/2021)./Harian Jogja-Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Beberapa jalur evakuasi Gunung Merapi tidak terpelihara dengan baik. Beberapa ruas jalan masih dilalui truk penambang pasir. Beberapa jalur juga masih sempit.
Kepala Seksi Mitigasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Lelono, menjelaskan kondisi jalur evakuasi Merapi masih bagus.
BACA JUGA: Para Lurah di Gunungkidul Protes, Dana Desa Dianggap Hanya Numpang Lewat
“Tetapi yang belum terpelihara dengan baik itu yang dari Kopi Merapi ke bawah sampai Plosokerep. Kalau jalur alternatif naik sampai di Huntap Plosokerep itu sudah bagus, sudah cor. Tapi yang ke atas kan masih aspal dan untuk lewat truk jadi akhirnya agak rusak. Terus dari perempatan Plosokerep ke utara sampai Kopi Merapi itu parah,” ujarnya, Rabu (15/12).
BPBD menunggu Peraturan Bupati Sleman tentang Jalur Evakuasi. Ia berharap tahun depan sudah bisa dimulai pemeliharaan dengan menggunakan dana stimulan.
Di sisi timur tepatnya di ruas Kikis, banyak aspal yang terkelupas karena dipakai untuk jalur tambang dari Klaten, Jawa Tengah.
Sementara jalur dari Watu Gede sampai Klangon dalam kondisi bagus tetapi masih digunakan truk. “Nanti kalau memang ada peringatan untuk darurat otomatis semua akan dihentikan dan itu akan dipakai untuk jalur evakuasi,” ungkapnya.
Selain kurang terpelihara dan dilewati truk, beberapa ruas jalur evakuasi masih terhitung sempit. “Dari Turgo ke bawah, Turgo, Tritis, Ngandong, kondisinya sebetulnya baik tapi sempit. Jadi nanti kalau ke Ngandong itu posisinya akan dua jalur,” ungkapnya.
Jalur evakuasi Turgo, Ngandong, Tritis sampai ke arah jalur alternatif ke Pakem akan dilebarkan tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.