Gunungkidul Ajukan 9 Jembatan Baru, Anggaran Rp27 Miliar
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Petugas saat memeriksa kendaraan milik rombongan motor asal salah satu sekolah di Kota Jogja saat akan masuk pantai di TPR JJLS. Sabtu (18/12). /Ist.
Harianjogja.com, WONOSARI – Jalur menuju pantai menjadi salah satu lokasi rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, salah satunya aksi klithih. Jajaran Polres Gunungkidul pun rutin melakukan razia, khususnya pada saat libur akhir pekan.
Adapun hasilnya, dalam kurun waktu satu bulan terakhir khususnya setiap akhir pekan terjaring ratusan pengendara motor yang membawa minuman keras hingga tongkat untuk tiang bendera milik komunitas motor. Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griyanvinto Sakti mengatakan, upaya pengamanan di jalur wisata terus dilakukan. Langkah ini diambil sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengunjung yang datang.
“Terakhir razia dilakukan Sabtu [19/12]. Hasilnya ada rombongan pemotor yang membawa minuman keras,” katanya, Minggu (19/12).
Martinus mengungkapkan, razia ini juga sebagai upaya menjaga kamtibmas di jalur menuju pantai. Pasalnya, ada keresahan dari masyarakat terkait dengan komunitas motor yang sering kali ugal-ugalan di jalanan. “Razia bukan yang pertama karena hampir setiap minggunya dilakukan. Ini sebagai upaya antisipasi adanya pelanggaran lalu lintas maupun potensi tindak pidana lainnya,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto. Menurut dia, razia yang dilaksanakan Sabtu di kawasan pantai, petugas memeriksa rombongan pemotor yang jumlahnya mencapai 280 remaja yang berasal dari salah satu SMK di Kota Jogja.
“Pencegatan dilakukan di Pos Tempat Pemungutan Retribusi Baron dan Jalur Jalan Lintas Selatan,” katanya.
Ia mengungkapkan, hasil pemeriksaan ini ditemukan sejumlah pengendara motor yang membawa minuman keras. Selanjutnya, dilakukan pembinaan serta diminta untuk tertib berkendara pada saat di jalan. “Untuk pelanggaran lalu lintas juga dilakukan tilang sesuai dengan kesalahan yang dilakukan,” katanya.
Suryanto menambahkan, razia di jalur pantai menjadi salah satu fokus dalam upaya menjaga kamtibmas. Selain itu, langkah ini juga sebagai antisipasi adanya kenakalan remaja.
“Minggu lalu ada rombongan pemotor dari siswa sekolah di Bantul yang diperiksa. Jadi memang upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi peristiwa yang tak diinginkan di kawasan pantai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.