Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi pelajar ditangkap polisi karena melempari Polres Sleman./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Tiga pelajar ditangkap aparat Polsek Gamping setelah diduga melempari Polres Sleman menggunakan botol. Dari ketiganya, polisi menyita celurit.
Kapolsek Gamping, Kompol Bartholomeus Muryanto, menjelaskan ketiga remaja yakni DZHR, 16, warga Kapanewon Pakem; APN, 16, warga Kapanewon Sleman dan NK, 17, warga Kapanewon Sleman. Ketiganya ditangkap pada Sabtu (12/2/2022) pukul 03.15 WIB.
BACA JUGA: Daftar Tanjakan Ekstrem di Gunungkidul, Pengendara Harus Hati-Hati karena Rawan Kecelakaan
“Ketiga pelaku masih pelajar,” ujarnya, Minggu (13/2/2022).
Penangkapan para remaja ini berawal dari masuknya laporan yang menyebut pengendara motor melempari Polres Sleman menggunakan botol. Seusai melancarkan aksinya, ketiga remaja memacu motor di Jalan Magelang ke arah selatan.
Begitu mendapat informasi ini, Polsek Gamping dibantu sukarelawan Kapanewon Gamping mengejar mereka hingga di SMPN 3 Gamping. Di dekat SMP tersebut, NK dihentikan dan ditangkap, sementara dua orang lagi yang berboncengan masih melaju di Jalan Godean.
BACA JUGA: Toko di Sepanjang Malioboro Akan Dicat Ulang agar Seragam
Tak berselang lama, dua orang lain dihentikan di Jalan Godean. Dari tangan DZHR, petugas menemukan sebilah celurit. Berdasarkan hasil pemeriksaan, APN berperan melempari Polres Sleman.
Saat ditanyai polisi, APN mengaku tidak sengaja melempar ke Polres Sleman, karena semula ia hendak melempar ke arah orang, tetapi meleset. Polsek Gamping menyerahkan proses selanjutnya kepada Polres Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.