Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kampus UGM/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN--Times Higher Education (THE) menerbitkan hasil THE University Impact Rankings 2022, pada Kamis (28/4/2022). Pada tahun ini, Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus posisi 10 besar dunia untuk Sustainable Development Goals (SDGs) 1, yaitu No Poverty (Tanpa Kemiskinan).
Pemeringkatan ini menunjukkan bagaimana sektor pendidikan tinggi global bekerja menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.
BACA JUGA: Bank Sleman Menjadi BPR Terbesar di DIY
Rektor UGM, Panut Mulyono, mengatakan peringkat UGM untuk SDG 1 berada pada posisi ke-10, naik enam peringkat dari tahun sebelumnya.
“Dalam pemeringkatan THE University Impact Rankings tahun ini, UGM berpartisipasi dalam keseluruhan 17 SDGs. Dari 17 SDGs yang dinilai, UGM menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan pada empat SDGs dan berhasil menembus posisi 10 besar dunia untuk SDG 1,” katanya, Kamis.
UGM juga memperbaiki peringkat untuk dua SDG lainnya menjadi posisi 20 besar dunia yaitu peringkat 12 untuk SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) serta peringkat 20 untuk SDG 2 (Zero Hunger).
Untuk SDG lainnya, UGM menduduki peringkat 50 untuk SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) serta masuk peringkat 100 besar dunia untuk lima SDGs lainnya.
BACA JUGA: Takbir Keliling di Sleman Dilarang, Salat Id Berjemaah Diperbolehkan
Pada tahun ini, kata Panut, kompetisi dalam pemeringkatan THE semakin ketat dengan jumlah universitas yang berpartisipasi naik 26% dari tahun lalu yaitu dari 1.115 universitas menjadi 1.406 universitas di dunia.
“Meskipun menghadapi persaingan yang ketat, secara keseluruhan UGM mampu mempertahankan posisinya di 100 besar dunia,” kata Panut.
Ketatnya persaingan juga terlihat dari skor di beberapa SDGs yang meningkat signifikan tetapi tidak mengalami perubahan pada peringkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Hal ini terjadi pada SDG 4 (Quality Education); SDG 5 (Gender Equality); SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure); SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dan SDG 13 (Climate Action).
BACA JUGA: DPRD Sleman Siapkan Regulasi soal Pendidikan Inklusi
Diketahui, THE merupakan satu-satunya lembaga pemeringkatan yang mengevaluasi kontribusi universitas-universitas di dunia dengan mengacu pada 17 SDGs yang dirancang oleh PBB. Metodologi yang digunakan oleh THE adalah melalui penilaian beberapa metrik yang relevan dari setiap SDG.
Pengumpulan data masing-masing metrik berasal dari berbagai sumber, termasuk data yang diajukan oleh universitas dan data bibliometric dari Elsevier.
“Pemeringkatan tersebut memberi kesempatan untuk menyoroti upaya universitas dalam membawa perubahan bagi komunitas dan lingkungan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.