Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sejumlah alat berat mengerjakan penggalian TPST Transisi Piyungan, Senin (20/6/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL--Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Transisi Piyungan diklaim sudah berjalan 30%. Ditargetkan, proyek tersebut selesai pada akhir Agustus mendatang.
Penanggungjawab Teknis Lapangan TPST Transisi Piyungan, Iwan Arianto, menjelaskan luasan galian TPST Transisi Piyungan ada 10.121 meter persegi dengan kedalaman sisi selatan 5,5 meter dan sisi utara tujuh meter. “Ada kemiringan dari utara ke selatan menuju aliran lindi,” katanya, Senin (20/6/2022).
BACA JUGA: Leptospirosis Mengganas, Seorang Warga Bantul Meninggal Dunia
Di lokasi itu, pihaknya akan membuat tampungan dengan kapasitas 171.000 kubik sampah yang dilengkapi lapisan kedap geomembran dan geotekstil di bawahnya. “Kemudian kami alirkan air dari sampah itu menuju instalasi pengolahan limbahnya,” katanya.
Dengan konsep tersebut, maka di bawah tumpukan sampah nantinya akan ada susunan pipa yang mengalirkan air lindi. Dia memastikan air lindi tidak dapat tembus di lapisan kedap maupun pipa karena menggunakan spesifikasi tertinggi, sehingga semua akan dialirkan ke instalasi pengolahan.
Kontrak pengerjaan TPST Piyungan Transisi ini selesai pada 31 Agustus. Saat ini, progress pembangunan sudah mencapai 30%. “Dari rencana 19 persen, kami deviasi positif 11 persen. Insyaallah, kami berusaha dapat tercapai [target selesai],” ujar dia.
Selama ini, kata dia, kendala yang dihadapi adalah masih berlangsungnya hujan sehingga alat tidak bisa bekerja dengan maksimal.
BACA JUGA: Sudah 4 Kali Diteror! Pelapor Dugaan Masalah Tender Proyek TPST Piyungan Minta Keadilan
Diketahui, proyek pembangunan TPST Transisi Piyungan dikerjakan oleh PT Harry Graha Karya dengan nilai kontrak Rp19,9 miliar dengan waktu 134 hari kalender.
Plt Kepala Balai Pengelolaan Sampah TPST Piyungan, Ruruh Haryata, menuturkan saat ini juga sedang berproses kegiatan optimalisasi instalasi pengolahan air lindi yang secara fisik dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Sekarang sedang proses seeding bakteri. Nanti kalau sudah siap, pengelolaan selanjutnya diserahkan ke kami di Balai TPST Piyungan. Itu progres dari kesepakatan yang sudah ditandatangani bersama antara warga dan Pemda DIY yang jadi kewenangan kami,” kata dia.
Ketua Komisi C DPRD DIY, Gimmy Rusdin Sinaga, bersama sejumlah jajaran meninjau perkembangan pembangunan TPST Transisi Piyungan dengan mempertemukan Pemda DIY, pengelola TPST Piyungan, kontraktor dan masyarakat, Senin.
Dia berharap apa yang dikeluhkan masyarakat sekitar dapat segera diselesaikan dengan baik. “Mudah-mudahan September sudah bisa digunakan. Karena Piyungan ini proyek yang selalu berkelanjutan, ini keperluan masyarakat banyak,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Paus Leo memperingatkan AI tidak boleh mengurangi nilai kemanusiaan dan meminta pemimpin politik memastikan teknologi melayani kepentingan bersama.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.