63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Plh Kejari Gunungkidul Guntur Triyono saat menyerahkan simbolisasi bantuan ke pengurus Panti Asuhan Islam Playen. Kamis (14/7/2022)./Foto istimewa Kejari Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kejaksaan Negeri Gunungkidul menggelar kegiatan bakti sosial di Pantai Asuhan Islam Playen di Kapanewon Playen, Kamis (14/7/2022). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 yang diperingati setiap 22 Juli.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Guntur Triyono mengatakan, dalam waktu dekat ini ada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 dan hari ulang tahun Ikatan Adhyaksa Darmakarini ke-22. Peringatan ini diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari donor darah dan bakti sosial.
Menurut dia, donor darah dilaksanakan pada Rabu (13/7/2022) dengan melibatkan seluruh jajaran pegawai di Kejari Gunungkidul. Adapun bakti sosial dilaksanakan pada Kamis pagi di Pantai Asuhan Islam Playen.
“Kami berikan bantuan untuk 21 anak yatim dan 47 kaum dhuafa. Jadi, totap ada 68 yang menjadi sasaran bakti sosial,” katanya, Kamis siang.
Baca juga: 1.000 Kaum Duafa dan Anak Yatim di Jogja Terima Bantuan
Guntur menjelaskan, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk anak yatim diwujudkan perlengkapan sekolah seperti buku, alat tulis dan lain sebagainya. Sedangkan, untuk kaum dhuafa diwujudkan dalam paket sembako.
“Jangan dilihat nominalnya karena apa yang diberikan merupakan bentuk kepedulian bagi sesama. Mudah-mudahan memberikan manfaat,” katanya.
Dia menambahkan, untuk peringatan Hari Bhakti Adhyaksa juga dilakukan kegiatan pemusnahan barang bukti sejumlah barang bukti tindak pindana kejahatan yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap.
“Pemusnahan sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat atas penyelesaian perkara hukum yang telah ditagani,” katanya.
Pengasuh Panti Asuhan Islam Playen, Bayu Eko Asmoro berterimakasih kepada jajaran Kejari Gunungkidul yang memberikan bantuan untuk membatu kelancaran operasional di panti. Menurut dia, bantuan bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Sebagai contoh, bantuan alat tulis dapat dimanfaatkan anak-anak panti guna mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah. “Terima kasih atas bantuannya dan mudah-mudahan Kejari Gunungkidul kinerjanya dalam upaya penegakkan hukum dapat terus ditingkatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.