Anggaran Dropping Air BPBD Gunungkidul Makin Menipis
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Mendapatkan gelontoran Dana Keistimewaan sebesar Rp750 juta, pemerintah Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin membangun Lumbung Pangan Mataraman.
Lurah Bendung, Didik Rubiyanto mengatakan, pembangunan Lumbung Pangan Mataraman tersebut kini baru mencapai 50%. Pasalnya, pencairan baru separuh anggaran dari dialokasikan sebesar Rp750 juta.
“Anggaran yang cair baru Rp375 juta dan sudah digunakan untuk membangun. Sekarang, sedang mengurus pencairan termin kedua untuk menyelesaikan program secara menyeluruh,” kata Didik kepada Harianjogja.com, Jumat (12/8/2022).
Dia menjelaskan, lumbung pangan tersebut merupakan sentra pertanian terpadu. Wahana ini dibangun sebagai tempat edukasi pertanian bagi masyarakat. “Isinya komplet mulai dari tanaman hortikultura, tanaman pangan, ternak kambing hingga gubuk tani. Tujuan pembangunan selain untuk desa mandiri pangan, juga sebagai wisata edukasi pertanian,” katanya.
BACA JUGA: Cocok! Pengunjung Bisa Menikmati Seafood Murah di Pantai Ngrenehan
Kepala Bidang Perencanaan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Agus Sugiyarto mengatakan, hampir seluruh kalurahan di Gunungkidul sudah dapat mengakses Danais yang dimiliki Pemda DIY. Meski demikian, besaran yang diterima di setiap kalurahan berbeda-beda.
Sebagai contoh di tahun ini ada kalurahan yang mendapatkan alokasi untuk pembangunan balai budaya sebesar Rp1,5 miliar. Pembangunan itu dilakukan di Kalurahan Giripurwo, Purwosari, Bejiharjo, Karangmojo dan Putat, Patuk.
Selain itu, ada juga BKK untuk BBWB Arsitektur DIY. Didalam program ini Kalurahan Gedangrejo, Kemiri dan Jerukwudel dengan pagu anggaran antara Rp500-750 juta. “Masih ada penanda keistimewaan dengan pagu anggaran Rp63 juta per kalurahan. Untuk BKK desa budaya ada enam kalurahan [Semin, Beji, Semanu, Wiladeg, Kemadang dan Ngalang) mendapatkan anggaran Danais masing-masing Rp500 juta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Pakar UMY Susilo Nur Aji menilai desil DTSEN bukan label mutlak kesejahteraan dan perlu dievaluasi sesuai dinamika ekonomi keluarga.
Kondur Gangsa 2026 digelar malam ini di Keraton Jogja. Simak titik pengalihan arus lalu lintas dan jam pemberlakuannya.
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Video pencopotan logo Bank Mandiri di gedung Jakarta viral di tengah polemik rekening Mas Botok yang mendapat sorotan publik.
Nezar Patria menyoroti tantangan AI dalam peradilan, terutama autentikasi bukti digital, sekaligus manfaatnya membantu administrasi kasus.