Sensus Ekonomi Gunungkidul Selesai, Pengolahan Data Selesai Desember
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, Gunungkidul — Dinas Pendidikan Gunungkidul memastikan kesiapannya untuk menyelenggarakan kegiata belajar mengajar berbasis Kurikulum Merdeka. Meski demikian, hingga sekarang pelaksanaan masih sebatas pencontohan karena belum semua sekolah menerapkan.
Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD, Bidang SD, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Asbani mengatakan total ada 468 SD di Bumi Handayani. Hingga sekarang yang menerapkan kurikulum merdeka baru di 104 SD. Sedangkan 364 sekolah lainnya masih mempergunakan Kurikulum 2013. “Masih transisi karena penerapan penuh baru terlaksana di 2024,” kata Asbani, Kamis (18/8/2022).
Dia menjelaskan, penerapan kurikulum merdeka lebih mengedepankan tentang penekanaan profil pelajar berdasarkan Pancasila. Selain itu, pembelajaran juga lebih mengedepankan minat dan bakat siswa sehingga memiliki ciri khas masing-masing.
BACA JUGA: Listrik Hanya Disangga Tiang Bambu, Warga Ngalang Gunungkidul Resah
Oleh karena itu, lanjut Asbani, para guru memiliki kewajiban untuk mengasesmen diagnostik berkaitan dengan minat para siswa. “Asesmen diperlukan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran para siswa sehingga itu akan diterapkan di kurikulum merdeka,” katanya.
Disinggung mengenai pembelajaran Bahasa Inggris dalam kurikulum merdeka, Asbani mengakui ada potensi untuk pengayaan dalam pembelajaran bahasa. Meski demkian, sambung dia, hingga sekarang belum bisa diterapkan di Bumi Handayani.
“Di SD baru ada guru kelas serta mata pelajaran untuk olahraga dan pendidikan agama. Untuk yang lain belum ada, termasuk Bahasa Inggris,” katanya.
Ia mengaku Bahasa Inggris belum diajarkan di sekolah negeri di Gunungkidul. “Bisa diajarkan sesuai dengan kurikulum merdeka. Tapi, harus dikaji dengan mendalam karena dari sisi guru belum ada, serta kalau ada pengadaan juga membutuhkan dukungan anggaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.
Universitas Sanata Dharma mengukuhkan 108 apoteker baru Angkatan 51. Seluruh peserta UKOMNAS PDPA dinyatakan lulus 100 persen.
Jorge Jesus masih membuka peluang Cristiano Ronaldo kembali ke timnas Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan.
Harga emas Pegadaian hari ini 5 Oktober 2026 untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual dan buyback.