Pedagang Pasar Gunungkidul Berkurang 40 Persen, Ini Penyebabnya
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, JOGJA -Jumlah penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Jogja melorot hingga 1.000 orang. Pemerintah tak lama lagi bakal mencairkan duit bansos kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Kantor Cabang Utama Pos Jogja telah mengeluarkan jadwal untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Kota Jogja. Dijadwalkan penyaluran bansos BBM akan dilaksanakan pada 10 September mendatang di kantor pos besar Jogja.
Executive General Manager Kantor Cabang Utama Pos Jogja, Fahdian Hasibuan mengatakan, di sejumlah wilayah penyaluran bansos BBM memang telah dimulai. Misalnya saja di Gunungkidul yang mulai menyalurkan bansos BBM pada Rabu (7/9/2022) di dua titik. Pihaknya memastikan daerah lain akan segera menyusul.
"Daerah lain memang masih belum, rencananya Kota Jogja akan dilaksanakan penyaluran pada Sabtu 10 September besok," kata Fahdian.
Menurutnya, dari data awal sebanyak 23.000 sekian yang bakal menerima bansos BBM di Kota Jogja setelah diverifikasi jumlahnya turun menjadi sekitar 22.000. Hal ini merupakan data yang diperoleh dari Kementerian Sosial baru-baru ini.
"Data terbaru ada 22.000 sekian jumlah penerima bansos BBM Kota Jogja. Nanti penyalurannya akan diselenggarakan secara bertahap," katanya.
BACA JUGA: Tak Cuma Merusak CCTV Rumah Ferdy Sambo, Polisi Agus Nurpatria Juga Bersiasat Halangi Penyidikan
Untuk saat ini pihaknya tengah menyiapkan undangan penerimaan bansos BBM kepada para penerima serta mempersiapkan teknis penyaluran agar berlangsung dengan lancar. Pihaknya berharap agar penyaluran bisa diselesaikan secepat mungkin.
"Target kita bisa tersalurkan secepat mungkin karena ini dibutuhkan juga ya bagi masyarakat terdampak. Semoga berjalan lancar," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.