Tak Cuma Droping, TNI Bangun 18 Sumur Bor untuk Warga Gunungkidul
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.
Patung kendang yang selama ini menjadi ikon masuk Kota Wonosari akan dipindah ke pasar di Kalurahan Playen di Kapanewon Playen. / Harian Jogja- David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul akan memindahkan patung kendang di bundaran Siyono, Logandeng, Playen ke depan pasar Sumber Rejeki di Kalurahan Playen. Pemindahan ini bagian dari pergantian ikon di Kota Wonosari menjadi tugu tobong.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, pagu anggaran penataan wajah kota tahap I dialokasikan sebesar Rp9,4 miliar. Proses sudah memasuki tahap lelang dan telah ditunjuk rekanan yang akan mengerjakan proyek ini.
Menurutnya, salah satu pengerjaan yang dilakukan adalah mengganti patung ikon masuk Kota Wonosari di Bundaran Siyono. Rencananya patung kendang yang ada diganti dengan tobong gamping.
Meski demikian, Irawan memastikan pergantian tak serta merta menghilangkan ikon yang lama. Ia berdalih patung kendang akan dipindah di depan pasar desa di Kalurahan Playen.
“Lokasinya juga masih berada di Jalan Manthous,” kata Irawan, Minggu (18/9/2022).
Ia menambahkan, meski pengerjaan sekarang belum dimulai sudah melakukan beberapa kajian. Selain rencana pemindahan patung kendang, juga ada kajian terkait dengan kelancaran program penataan.
Irawan memastikan dalam pengerjaan tiang dan kabel PLN tidak akan terganggu. Namun demikian, akan ada proses merapikan jaringan telekomunikasi yang menggunakan kabel fiber optik.
Selain itu, juga ada penataan terhadap jaringan instalasi pipa PDAM Tirta Handayani. Rencananya pipa-pipa ini dipasang di depan jalur pedestrian.
“Penerangan jalan umum [PJU] dan rambu-rambu lalu lintas akan dipindah ke belakan jalur pedestrian. Rencananya juga ada pemangkasan sejumlah pohon untuk proses penataan,” katanya.
Lurah Playen, Surahno mengatakan, pemindahan patung kendang telah dikoordinasikan dengan pemerintah kalurahan. Secara prinsip, ia tidak mempermasalahkan terkait dengan pemindahan tersebut karena nantinya bisa menjadi ikon di pasar.
“Harapannya bisa membantu untuk meramaikan pasar yang sekarang masih dalam proses pembangunan,” katanya.
Dia menjelaskan, pembangunan pasar desa diperkirakan menghabiskan anggaran Rp8 miliar. Meski demikian, Surahno memastikan pihak kalurahan tidak mengeluarkan uang sepeser pun karena pengerjaan ditanggung oleh pihak ketiga.
Rencananya kerja sama dengan pihak ketiga berlangsung selama 20 tahun dan setelah itu aset sepenuhnya menjadi milik kalurahan. “Selama masa kerja sama, pendapatan dalam pengelolaan akan dibagi. Investor mendapatkan 60% sedangkan pihak kalurahan yang mengelola mendapatakan sebesar 40% dari pemasukan,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.
PSIM Jogja memiliki nilai pasar Rp84,3 miliar dan masuk enam besar klub termahal Super League 2026/2027, namun Jean-Paul Van Gastel memilih realistis.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sanata Dharma mendampingi Karang Taruna Tunas Harapan di Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo
Merawat mobil tidak selalu harus di bengkel. Mitsubishi bagikan 7 pemeriksaan ringan yang bisa dilakukan di rumah: cek oli, tekanan ban, filter udara, radiator,
Atasi HP Android penuh! Kenali data sisa aplikasi yang lolos dari proses uninstall. Pelajari cara membersihkan folder Android/data yang tersembunyi dan buat rua
Pendampingan UTY dan Instiper Dorong Kampung Wisata Bimomartani Dikenal Wisatawan Nasional dan Internasional