18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen sejak 2021 rutin memberikan bantuan makanan tambahan bagi ibu hamil. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan stunting di kalurahan tersebut.
Lurah Dengok, Suyatno mengatakan sejak 2019 lalu Kalurahan Dengok menjadi lokus penanganan dan pencegahan stunting. Namun demikian, dia mengklaim hingga sekarang hanya ada 16 balita di enam dusun yang terjadi stunting. “Jadi jumlahnya tidak banyak,” kata Suyatno, Minggu (30/10/2022).
Meski demikian, dia mengakui upaya pencegahan terus dilakukan. Salah satunya dengan rutin memberikan makanan tambahan berupa susu, kacang hijau dan lain sebagainya kepada ibu hamil.
Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 2021 lalu terus dilaksanakan hingga sekarang. Total saat ini ada 16 ibu hamil yang diberikan bantuan makanan tambahan. “Bisa berubah seiring pendataan ibu hamil di Dengok,” katanya.
Menurut dia, pemberian makanan tambahan tidak hanya untuk ibu hamil. Pasalnya, balita dan anak-anak juga diberikan, meski intensitas lebih sedikit. “Kami terus berupaya agar stunting benar-benar bisa dicegah di Dengok,” katanya.
BACA JUGA: Golkar Incar Kursi Ketua DPRD Gunungkidul di Pemilu 2024
Selain itu, upaya penanggulangan juga dilakukan sosialisasi ke masyarakat. Adapun topik dari komunikasi dan edukasi tidak lepas dari kampanye anti pernikahan dini.
Suyatno menilai, pelaksanaan pernikahan dini menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting. Oleh karenanya, upaya pencegahan juga dilakukan seiring dengan penanggulangan stunting.
“Tidak hanya stunting. Tetapi, pernikahan dini juga bisa memicu masalah sosial lainnya seperti kesehatan reproduksi, kemiskinan hingga perceraian,” katanya.
Disinggung mengenai anggaran untuk pemberian makanan tambahan, ia mengaku tidak ada masalah. menurut dia, sudah ada alokasi khusus yang bersumber dari dana desa dalam upaya pencegahan.
“Memang ada posnya. Oleh Pemerintah Pusat, kaluarahan juga diminta melakukan pencegahan dengan mengalokasikan 16% dari Dana Desa untuk stunting,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 1 November 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.