Kasus Antraks Ditemukan di Paliyan, Lima Warga Kontak Erat Dipantau
Kasus antraks ditemukan di Paliyan dan Semanu, Gunungkidul. Satu warga Paliyan positif, sedangkan lima kontak erat dipantau selama 60 hari.
Penampakan tanah longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul, dari kejauhan, Sabtu (19/11/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Tim Gabungan masih berupaya mencari korban tertimbun longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin, Gunungkidul. Meski belum menemukan dua korban, namun di hari keempat sudah membuahkan hasil.
Sebagai contoh, pencarian pada Selasa (22/11/2022) siang ada beberapa kemajuan. Tim gabungan menemukan satu sepeda dan lima ekor kambing.
Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto mengatakan, Selasa sekitar pukul 10.30 WIB, tim berhasil pencari menemukan lima ekor kambing milik warga yang tertimbun. Ajaibnya, tidak semua mati karena ada seekor kambing yang ditemukan masih hidup.
“Fokus hari ini mencari di lokasi yang ada sumber baunya. Hasilnya ditemukan lima ekor kambing, yang salah satunya masih hidup,” kata Arif saat dihubungi wartawan, Selasa siang.
Dia menjelaskan, kambing-kambing ini ditemukan dalam reruntuhan kandang. Adapun kambing yang masih hidup ditemukan dalam posisi tertutup bangunan kandang yang didalamnya masih ada rongga udara.
“Ada rongga-rongga digunakan bernapas kambing yang ditemukan masih hidup,” katanya.
Selain ditemukan lima ekor kambing, juga ditemukan satu unit sepeda. Total sejak pencarian hari pertama, tim pencari berhasil mengangkat tujuh unit sepeda motor.
“Kondisi motornya banyak yang rusak parah,” katanya.
Arif menambahkan, untuk seekor kambing yang masih hidup langsung dibersihkan oleh warga. Setelah itu langsung diberikan makan dedaunan karena sudah empat hari tidak mendapatkan asupan makanan.
“Dikarenakan tertimbun maka selama empat hari tidak bisa makan,” katanya.
BACA JUGA: Masih Tinggi, Begini Kondisi Kasus Covid-19 DIY
Lurah Candirejo, Agus Supriyadi mengatakan, ada ratusan jiwa yang mengungsi karena takut longsor susulan terjadi lagi. Untuk logistik tidak ada masalah karena banyak bantuan yang datang, termasuk dari kemensos.
Hingga sekarang, korban Karso,90, dan anaknya Karni,54, belum jyga diketemukan. Upaya pencarian sudah dilakukan dengan mengerahkan alat berat maupun anjing pelacak. Meski demikian, di hari ketiga pencarian, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Proses pencarian masih akan dilanjutkan. Mudah-mudahan kedua korban bisa segera diketemukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus antraks ditemukan di Paliyan dan Semanu, Gunungkidul. Satu warga Paliyan positif, sedangkan lima kontak erat dipantau selama 60 hari.
BPBD Hulu Sungai Selatan mengapresiasi PT Subur Agro Makmur, anak usaha AALI, yang membantu menangani karhutla di lahan warga melalui dukungan personel
Pemerintahan Prabowo-Gibran mencatat capaian energi, mulai dari penghematan devisa biodiesel hingga target PLTS 100 GWp dan listrik desa.
Pre-order iPhone Duo mendapat permintaan luar biasa. Pengiriman di AS diperkirakan mundur hingga Januari 2027. Simak spesifikasinya.
DisperinkopUKM Jogja mendorong UMKM bergabung dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih untuk memperluas pemasaran, termasuk ke sektor perhotelan.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp46,6 juta sebagai penghargaan bagi atlet dan pelatih berprestasi di Peparpeda DIY 2026.