Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Tim peneliti menunjukkan smart farm yang sudah digunakan di Boyolali, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu./Istimewa-UNY
Harianjogja.com, SLEMAN — Sejumlah dosen UNY dan Sekolah Vokasi UGM bersama beberapa mahasiswa dari Prodi Pendidikan Teknik Elektro, Teknik Elektro dan Pendidikan Teknik Mekatronika UNY mengembangkan pertanian pintar (smart farm) di Boyolali, Jawa Tengah.
Pengembangan smart farm itu terdiri dari enam modul alat teknologi yang sudah terintegrasi dengan Internet of Things. Keenam modul tersebut dapat mendeteksi kesuburan tanah; memberikan informasi kandungan tanah; mengukur kecepatan angin; mengatur aliran air yang masuk ke area persawahan; serta penentuan dosis pupuk yang dapat memperhitungkan berapa jumlah pupuk yang harus diberikan ke tanaman.
Uniknya, dari enam modul tersebut terdapat salah satu modul berupa audio stimulan yang diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan hasil panen.
Dosen UNY yang juga Ketua Peneliti Smart Farm, Khairudin menjelaskan smart farm dibangun untuk memelopori pertanian pintar di Indonesia.
BACA JUGA: Kadus di Sleman Akui Potong Uang Bansos dan Siap Mundur, Begini Kata Bupati
Modul alat teknologi tersebut telah dibangun dan diterapkan pada persawahan yang berada di Kabupaten Boyolali. “Para petani mengeluhkan susahnya mengusir hama serta sulitnya menghitung dosis pupuk serta mengatur pengairan, sehingga saya beserta tim mengembangkan modul teknologi ini,” ujarnya, Rabu (7/12/2022).
Timnya berharap dengan pembangunan smart farm tersebut dapat memberikan dampak yang besar bagi para petani khususnya dalam hal efisiensi pekerjaan.
Adanya smart farm juga diharapkan mampu menjadi pelopor pertanian pintar di Indonesia. Hal ini juga membuktikan bahwa UNY sangat berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pengembangan teknologi.
Ketua Aliansi Petani Padi Organik Boyolali (APPOLI), Hendro, mengaku modul teknologi dari UNY ini sangat membantu petani di Boyolali. “Untuk memantau sawah dari jarak jauh dan pekerjaan menjadi lebih efisien,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Melalui pendampingan dan kolaborasi dengan UPN “Veteran” Yogyakarta, gagasan tersebut diwujudkan melalui budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF)
Aliran sungai bawah tanah Pantai Baron berubah setelah 14 tahun. Gugusan pulau menghilang dan aliran kini langsung menuju laut.
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meluncurkan PKJ untuk perguruan tinggi dan mendorong ilmu lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Pendidikan khas Kejogjaan yang hari ini kita luncurkan bersama adalah ikhtiar untuk mempersingkat jarak itu,” tutur Sri Sultan.