November Masih Kemarau, Bantuan Air Bersih Gunungkidul Disiapkan hingga Desember
BPBD Gunungkidul menyebut musim hujan diperkirakan mulai Desember. Sebanyak 5.100 tangki air disiapkan untuk melanjutkan bantuan air bersih.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyoroti dengan tegas berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di akhir tahun. Ia menegaskan, apabila pengerjaan belum selesai, maka kewajiban pembayaran akan ditangguhkan.
“Ya kalau belum selesai, maka belum akan dibayar,” kata Sunaryanta kepada wartawan di sela-sela kegiatan pelantikan pengurus KONI di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (27/12/2022).
Ia mengakui ada beberapa proyek yang belum selesai hingga sekarang. Proyek ini di antaranya penataan wajah kota di kawasan Siyono di Playen serta pembangunan ruang terbuka hijau di Kapanewon Patuk.
BACA JUGA: Polisi Identifikasi Pembobol Rumah Jaksa KPK yang Tangani Kasus Haryadi Suyuti
Menurut Sunaryanta, jika pembangunan sampai molor dari waktu yang telah ditentukan akan ada konsekuensinya. Adapun sanksi disesuaikan dengan aturan yang berlaku.
“Sudah ada aturan dan mekanismenya sudah jelas, jika terlambat. Saya harap bisa segera diselesaikan,” katanya.
Pantauan di lapangan tentang penataan wajah perkotaan di Siyono masih dikerjakan hingga sekarang. Sejumlah pekerja masih terlihat menggarap proyek yang belum diselesaikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko membenarkan, pengerjaan penataan wajah kota di Siyono belum selesai hingga sekarang. Menurut dia, proses pengerjaan terus dilakukan guna menyelesaikan kekurangan yang belum dikerjakan.
“Prosentasenya sudah mencapai 97%, sekarang masih menyelesaikannya,” kata Irawan.
Dia menjelaskan, ada pembaharuan kontrak berkaitan dengan pengerjaan melalui addendum yang ditandatangani pada 12 Desember 2022. Perubahan dilakukan karena ada redesain bangunan sehingga dilakukan perjanjian ulang berkaitan dengan nominal anggaran.
“Ada penambahan biaya sekitar 10% dari nilai kontrak,” katanya.
Konsekuensi dari adanya addendum, maka batas waktu pengerjaan ikut berubah. Seharusnya, program selesai di 27 Desember, namun dengan adanya perjanjian yang baru maka penyelesaian paling lambat menjadi 29 Desember 2022.
Irawan optimistis pengerjaan tidak akan molor karena proses tinggal menyelesaikan sedikit pengerjaan. Sebagai contoh, lanjut dia, kekurangan paling besar terhadap pemasangan lampu high mast.
“Tiang untuk lampu sudah terpasang dan tinggal uji coba dihidupkan. Kalau lancar maka bisa dikatakan sudah selesai karena yang lain tinggal sedikit penyelesaian,” katanya.
Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul, Sumaryanta mengingatkan, didalam proyek pembangunan tidak hanya asal jadi serta tidak molor dari waktu yang ditentukan. Namun sambung dia, kualitas pengerjaan tidak boleh dilupakan.
“Jangan asal jadi saja, tapi kualitas dari pengerjaan harus diperhatikan. Kalau belum sesuai dengan spesifikasi kontrak, maka jangan diterima,” katanya. (David Kurniawan)
Foto
Proses pengerjaan penataan wajah kota di Bundaran Siyono di Kalurahan Logandeng, Playen. Selasa (27/12/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menyebut musim hujan diperkirakan mulai Desember. Sebanyak 5.100 tangki air disiapkan untuk melanjutkan bantuan air bersih.
Kelurahan Terban Jogja menggelar penyuluhan KUHP dan KUHAP sekaligus mengenalkan pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan.
Rekrutmen CPNS dan PPPK Gunungkidul 2026 belum dipastikan. Pemkab mengajukan 370 formasi, tetapi masih menunggu keputusan pusat.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.