86 Desa di Sleman Dapat Rp100 Juta untuk Perbaikan Jalan
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Puncak Sosok./Instagram puncak_sosok
Harianjogja.com, BANTUL — Ada tiga kawasan wisata di Kabupaten Bantul yang menggelar acara khusus merayakan pergantian tahun. Dengan begitu, konsentrasi wisatawan yang akan merayakan malam Tahun Baru bisa dipecah. Tak harus ke Kota Jogja, tetapi bisa cukup menikmatinya di Bantul.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan ketiga lokasi tersebut berada di Pantai Gua Cemara, Puncak Sosok, dan Bojong Asri. “Harapan kami wisatawan tidak hanya terpusat di titik nol,” kata Kwintarto dihubungi pada Rabu, (28/12/2022).
Acara tersebut bukan hasil inisiasi dari Dispar Bantul, tetapi murni inisiasi pengelola ketiga tempat wisata tersebut. Pasalnya, sejak awal Dispar Bantul memang tidak memiliki anggaran untuk menggelar acara di akhir tahun.
Kasi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan agar dalam menyelenggarakan acara tahun baru, penyelenggara harus memperhatikan keamanan dan kenyamanan wisata.
“Jangan sampai nantinya melebihi kapasitas tempat dan ruangan. Kemudian juga tetap mengedepankan protokol kesehatan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” kata Markus, Rabu.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Yakin Datangkan 150.000 Wisatawan, Dispar: Asalkan Tak Hujan
Pria yang sering disapa Ipung ini mengajak masyarakat untuk dapat merayakan malam tahun baru di beberapa titik kawasan di Bantul termasuk tiga kawasan wisata di atas. “Jangan lupa jaga keselamatan diri, tertib di jalann dan jaga kebersihan dimanapun anda merayakan pergantian tahun,” katanya.
Di pihak lain, pengelola Puncak Sosok, Rudi Haryanto, menegaskan pihaknya telah siap dalam menyambut wisatawan yang akan merayakan malam tahun baru. Katanya, di Puncak Sosok akan ada live music dan perayaan lain yang meriah.
“Kami juga sudah menyiapkan panggung baru yang lebih bagus, aman, dan kuat serta lebih tertutup,” kata Rudi dihubungi pada Rabu, (28/12/2022).
Rudi memastikan tidak akan ada kemcetan karena jalan pulang dari Puncak Sosok dibuat satu arah. Sehingga tidak akan terjadi penumpukan yang membahayakan keselamatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan pihaknya akan mendirikan 3 Pos PAM dan 1 Pos Induk guna memantau dan mengurasi lalu lintas bekerja sama dengan Polres Bantul.
“Tiap pos kami tempatkan dua sampai tiga personel. Kemudian, di titik-titik simpul kemacetan juga kami tempatkan personel,” kata Singgih, Rabu (28/12/2022).
Titik-titik yang diprediksi menjadi simpul kemacetan antara lain di simpang tiga Tembi, simpang empat Manding, Bakulan, hingga simpang empat Ngangkruksari, lalu sebelum dan setelah jembatan Kretek I, dan TPR Parangtritis, serta di depan Hotel Gandung.
Lebih jauh, Dishub akan menempatkan petugas di Gabusan, kompleks Paseban Parasamya, dan Pasar Bantul. Tiga tempat tersebut sering menjadi titik berkumpul ketika perayaan Malam Tahun Baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.