Plataran Senopati Jogja Jadi Foodcourt, Berdayakan Eks Jukir
Plataran Senopati Jogja hadir sebagai foodcourt baru, berdayakan eks jukir dan pedagang terdampak.
Sri Sultan HB X melantik KPH Yudhanegara sebagai Kepala Biro Tapem Setda DIY dan R. Hery Sulistio Hermawan sebagai Wakil Kepala DPKP DIY, Selasa (3/1/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gubernur DIY Sultan HB X melantik Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara menjadi Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah (Setda) DIY di Bangsal Kepatihan, Selasa (3/12/2022).
Sebelumnya, KPH Yudanegara menjabat Kepala Bagian Bina Pemerintahan Kalurahan/Kelurahan dan Kapanewon/Kemantren Biro Tapem Setda DIY sejak 2019 silam. KPH Yudanegara adalah suami Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, putri bungsu Sultan HB X. Sejak menikah dengan GKR Bendara, ia yang memiliki nama asli Achmad Ubaidillah diberi gelar dari Keraton Ngayogyakarta sebagai KPH Yudanegara.
Sebelumnya, Pemda DIY mengeluarkan pengumuman No.821/20373/Pansel JPT DIY/2022 tertanggal 9 Desember 2022 yang menyatakan Achmad Ubaidillah sebagai satu dari empat orang yang lulus seleksi administrasi untuk JPT Pratama Pemda DIY pada 8 Desember 2022. Pengumuman yang dikeluarkan Pemda DIY No.821/20870/Pansel JPT DIY/2022 menyatakan Achmad Ubaidillah menduduki tiga besar calon Kepala Biro Tapem Setda DIY dan tiga besar calon Wakil Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY.
Sultan juga melantik Hery Sulistio Hermawan sebagai Wakil Kepala DPKP DIY. Hery Sulistio Hermawan sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan DIY.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Amin Purwani mengatakan kedua pejabat yang dilantik telah memenuhi syarat. “Keduanya lulus seleksi terbuka. Syarat dan pangkat golongan sudah terpenuhi, masa jabatan di eselon III sudah terpenuhi. Rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara [KASN] juga sudah keluar,” katanya.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada kedua pejabat anyar. HB X berpesan agar Kepala Biro Tapem tanggap ing sasmita (tanggap terhadap pertanda disekitarnya) dan memahami makna falsafah negara mawa tata desa mawa cara (negara memiliki hukum, desa memiliki cara tersendiri).
“Di tengah pusaran tarikan zaman, sosok pemimpin harus bijak menyikapi dinamika, seiring upaya reaktualisasi kearifan lokal menuju entitas masyarakat budaya berdaya, culture that make a life worth living. Selain itu menjadi tugasnya pula untuk mereformasi kalurahan agar lebih berperan dalam meningkatkan kualitas kehidupan warga dan pembangunan yang inklusif berbasis pemberdayaan masyarakat,” kata HB X.
Kepada Wakil Kepala DPKP DIY, Sultan meminta penyelarasan konsep ketahanan pangan. “Wakil Kepala Dinas hendaknya turut menyelaraskan konsep ketahanan pangan dengan semangat keistimewaan melalui reaktualisasi budaya, salah satunya adalah social engineering dan perluasan dimensi Lumbung Mataraman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Plataran Senopati Jogja hadir sebagai foodcourt baru, berdayakan eks jukir dan pedagang terdampak.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.