Serangan Ubur-ubur di Pantai Gunungkidul Diprediksi Hingga September
Pengunjung kawasan pantai di Gunungkidul diminta untuk mewaspadai potensi serangan ubur-ubur. Diprediksi kemunculan hewan ini sampai pertengahan September 2026.
Ilustrasi operasi pasar./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul akan menggandeng Bulog dalam operasi pasar untuk memenuhi kebutuhan pokok di masyarakat. Rencananya operasi pasar digelar pada Februari mendatang atau menjelang ibadah puasa.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, sejumlah kebutuhan pokok seperti minyak dan telur mengalami kenaikan. Dia mencontohkan, minyak dengan merek dagang Kementerian Perdagangan, yakni Minyakita harganya naik.
Hal ini tak lepas dari stok di pasaran yang sedikit, sedangkan tingkat permintaannya lebih tinggi. Akibatnya, harga jual ikut naik dari Harga Eceran Tertinggi Rp14.000 per liter menjadi Rp16.000. “Memang banyak dicari di pasaran, tetapi barangnya sulit ditemukan,” katanya, Rabu (25/1/2023).
Untuk menyetabilkan harga, dinas perdagangan berencana melakukan operasi pasar. Adapun pelaksanaannya dengan menggandeng Bulog. “Sudah kami agendakan, juga menyambut Bulan Puasa akan digelar operasi. Rencananya dimulai Februari mendatang,” katanya.
BACA JUGA: BUMN Gelar Operasi Pasar, Ini Harapan Erick Thohir
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini menambahkan, operasi tidak hanya menyediakan minyak goreng. Pasalnya, juga ada komoditas kebutuhan pokok lainnya seperti beras dan telur.
“Tentunya untuk jumlah barang yang disediakan untuk operasi pasar masih harus dikoordinasikan dengan Bulog terlebih dahulu,” katanya.
Salah seorang pedagang di Pasar Argosari, fajar Faudin mengatakan harga minyak goreng di pasaran mahal. Dia mencontohkan, untuk jenis minyak bersubsidi Minyakita mengalami kenaikan sejak beberapa waktu lalu.
Sebelum kenaikan, per liternya dijual sebesar Rp14.000 per liter atau sesuai dengan HET yang tertera dalam kemasan. Namun demikian, akhir-akhir ini barang sulit didapatkan sehingga harganya menjadi Rp16.000 per liter. “Ya kalau eceran bisa tembus Rp17.000 per liter,” katanya.
Dia mengaku terpaksa menaikan karena harga beli dari distributor telah mahal. “Per liternya sudah Rp15.000. tidak mungkin, saya menjual di bawah harga itu karena pasti akan rugi. Jadi, saya jual Rp16.000 per liternya,” katanya.
Menurut dia, kenaikan tidak hanya terjadi pada komoditas minyak goreng, karena beras juga ikut naik. Ia mencatat beras mengalami kenaikan Rp1.500 per kilogram.
“Untuk paling murah biasanya saya jual Rp8.000, tapi sekarang menjadi Rp9.500. kenaikan terjadi karena pasokannya masih belum banyak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengunjung kawasan pantai di Gunungkidul diminta untuk mewaspadai potensi serangan ubur-ubur. Diprediksi kemunculan hewan ini sampai pertengahan September 2026.
Nikotin tidak hanya menyebabkan kecanduan, tetapi juga dapat mengganggu aliran darah, hormon, dan fungsi seksual pria maupun perempuan.
Simak cara download foto TikTok ke galeri HP melalui fitur bawaan maupun layanan tambahan dengan tetap menghormati hak cipta kreator.
Tailan menempati posisi kedua destinasi wisata medis terbaik dunia 2026, sementara Indonesia berada di peringkat ke-44 dalam daftar global.
Pelanggan Starlink di AS mengeluhkan biaya tambahan hingga Rp27 juta akibat kebijakan kepadatan jaringan. Bagaimana kondisi layanan Starlink di Indonesia?
Minions & Monsters merebut puncak box office Amerika Utara dan menggeser Toy Story 5 meski mencatat pembukaan terendah dalam sejarah franchise.