Penanganan Stunting Jogja, Kelurahan Keparakan Bagikan Telur Omega dan Susu
Kelurahan Keparakan membagikan telur omega dan susu kepada anak berisiko stunting melalui program PMT pada September 2026.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat turun dari bus Jogja Heritage Track setelah menjajal rute Sangkan Paraning Dumadi, Kamis (14/4/2022) sore. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA– Selama 2022, Bus Jogja Heritage Track telah dinaiki oleh sekitar 8.000 orang penumpang. Melihat tingginya minat masyarakat untuk menikmati layanan tersebut, maka Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY melalui Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi berencana akan menambah jumlah rute tahun ini.
Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Warisan Budaya Disbud DIY, Rully Andriadi menyampaikan jumlah penumpang bus Jogja Heritage Track selama tahun 2022 sebanyak 8.000 orang. Menurutnya, jumlah tersebut melebihi target. “Sebenarnya melebihi target, karena animo masyarakat tinggi,” katanya dalam relaunching Bus Jogja Heritage Track, Rabu (1/2/2023).
Rully menyampaikan saat ini mayoritas pengguna layanan tersebut warga DIY. “Kita terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Tapi khusus bagi warga DIY. Kami terbuka juga bagi teman-teman yang ada di DIY, karena kan booking juga,” katanya.
Saat ini tema Jogja Heritage Track masih seputar sumbu filosofi seperti Malioboro dengan tema Sangkan Paraning Dumadi. Namun, untuk dapat menarik minat lebih banyak penumpang, ada 10 tema tengah dipersiapkan. Rully menyampaikan tema tersebut perlu diuji cobakan dulu sebelum nantinya dapat dinikmati masyarakat.
BACA JUGA: Viral Gibran Diminta Mengaspal Jalan Godean, Begini Klarifikasi Pemda DIY
“Tapi tahun ini kita akan merilis tema baru, misal tema perjuangan, pendidikan, religi dan sebagainya. Itu treknya akan mengikuti destinasi tempat cagar budaya heritage yang ditentukan, misal tema pendidikan kita akan mendatangi sekolah-sekolah, kampus heritage. Kalau temanya religi kita bisa mendatangi masjid, ataupun gereja bertema cagar budaya,” katanya.
Dia berharap dengan adanya tema baru, pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk rute perjalanan. “Sehingga masyarakat mendapatkan alternatif pilihan. Akan ada layanan pada jam tertentu, tema tertentu, dan masyarakat bisa memilih,” katanya.
Rully menyampaikan evaluasi layanan bus Jogja Heritage Track tahun 2022 yakni desain busnya. “Kita akan evaluasi mengenai desainnya, apakah perlu ditambah hal lain yang bisa mensupport itu, itu akan kita evaluasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Keparakan membagikan telur omega dan susu kepada anak berisiko stunting melalui program PMT pada September 2026.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.