JLFR 31 Juli Tetap Berlangsung, Pemkot Jogja Siapkan Pengamanan
Pemkot Jogja memastikan JLFR tetap digelar di Malioboro pada 31 Juli 2026 tanpa penutupan jalan, dengan pengamanan dari Dishub dan Satlantas.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat turun dari bus Jogja Heritage Track setelah menjajal rute Sangkan Paraning Dumadi, Kamis (14/4/2022) sore. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA– Selama 2022, Bus Jogja Heritage Track telah dinaiki oleh sekitar 8.000 orang penumpang. Melihat tingginya minat masyarakat untuk menikmati layanan tersebut, maka Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY melalui Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi berencana akan menambah jumlah rute tahun ini.
Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Warisan Budaya Disbud DIY, Rully Andriadi menyampaikan jumlah penumpang bus Jogja Heritage Track selama tahun 2022 sebanyak 8.000 orang. Menurutnya, jumlah tersebut melebihi target. “Sebenarnya melebihi target, karena animo masyarakat tinggi,” katanya dalam relaunching Bus Jogja Heritage Track, Rabu (1/2/2023).
Rully menyampaikan saat ini mayoritas pengguna layanan tersebut warga DIY. “Kita terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Tapi khusus bagi warga DIY. Kami terbuka juga bagi teman-teman yang ada di DIY, karena kan booking juga,” katanya.
Saat ini tema Jogja Heritage Track masih seputar sumbu filosofi seperti Malioboro dengan tema Sangkan Paraning Dumadi. Namun, untuk dapat menarik minat lebih banyak penumpang, ada 10 tema tengah dipersiapkan. Rully menyampaikan tema tersebut perlu diuji cobakan dulu sebelum nantinya dapat dinikmati masyarakat.
BACA JUGA: Viral Gibran Diminta Mengaspal Jalan Godean, Begini Klarifikasi Pemda DIY
“Tapi tahun ini kita akan merilis tema baru, misal tema perjuangan, pendidikan, religi dan sebagainya. Itu treknya akan mengikuti destinasi tempat cagar budaya heritage yang ditentukan, misal tema pendidikan kita akan mendatangi sekolah-sekolah, kampus heritage. Kalau temanya religi kita bisa mendatangi masjid, ataupun gereja bertema cagar budaya,” katanya.
Dia berharap dengan adanya tema baru, pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk rute perjalanan. “Sehingga masyarakat mendapatkan alternatif pilihan. Akan ada layanan pada jam tertentu, tema tertentu, dan masyarakat bisa memilih,” katanya.
Rully menyampaikan evaluasi layanan bus Jogja Heritage Track tahun 2022 yakni desain busnya. “Kita akan evaluasi mengenai desainnya, apakah perlu ditambah hal lain yang bisa mensupport itu, itu akan kita evaluasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja memastikan JLFR tetap digelar di Malioboro pada 31 Juli 2026 tanpa penutupan jalan, dengan pengamanan dari Dishub dan Satlantas.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Sabtu.
Timnas Indonesia naik ke posisi kedua klasemen Grup A Piala AFF 2026 setelah mengalahkan Timor Leste 3-0. Simak klasemen lengkapnya.
Pemkab Bantul memastikan gaji ASN dan PPPK tetap dibayarkan tepat waktu. Kebutuhan anggaran mencapai Rp40 miliar-Rp41 miliar setiap bulan.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe melaju ke final DC Open 2026 usai menang 6-1, 6-1 atas pasangan China di semifinal.
Program transmigrasi Sleman 2026 membuka dua kuota ke Poso dan Polewali Mandar dengan potensi pertanian, kakao, dan kopi.