Tekan Pengangguran, Padat Karya Digelar di 65 Titik di Gunungkidul
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Aktivitas river tubing di objek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dokumen pengelola objek wisata Kalisuci.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Objek wisata Kalisuci di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul sempat tutup sepuluh hari akibat dampak dari cuaca buruk. Meski demikian, sejak Sabtu (18/2/2023) sudah kembali buka seperti biasa.
Pengelola Wisata Cave Tubing Kalisuci, Winarto mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Gunungkidul berdampak terhadap operasional destinasi di Kalisuci. Menurut dia, cave tubing yang dijalankan termasuk wisata minat khusus sehingga pelaksanaan benar-benar harus mengedepankan aspek keamanan.
BACA JUGA : Potensi Cuaca Ekstrem, Belasan Ribu Pohon Perindang
Oleh karenanya, pada saat terjadi banjir karena dampak dari cuaca ekstrem, maka penyusuran harus dihentikan atau ditutup. “Sudah sekitar sepuluh harian wisata Kalisuci tutup,” katanya, Minggu (19/2/2022).
Meski demikian, ia mengakui sejak Sabtu (18/2/2022) sudah dibuka kembali. Alasan pembukaan tak lepas dari debit air di Kalisuci yang dinilai sudah aman untuk penyusuran.
“Tentunya terus melihat kondisi cuaca. Kalau terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir, maka penyusuran harus dihentikan,” katanya.
Disinggung mengenai jumlah tamu yang datang, Winarto mengakui masih bisa dihitung dengan jari. Ia mencontohkan, pengunjung pada Sabtu hanya sebanyak 22 orang. “Untuk hari ini yang tercatat 28 orang yang berwisata dengan menyusuri Kalisuci,” katanya.
BACA JUGA : Waspada! BMKG Perpanjang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Menurut dia, musim hujan sangat berpengaru terhadap kunjungan ke Kalisuci. Winarto mencontohkan, secara total pada Januari lalu hanya 200 orang dalam sebulan.
“Kami memang ada pembatasan kunjungan. Selain itu, aspek keselamatan menjadi hal utama. Jika terjadi banjir, maka penyusuran tidak dilakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Organisasi mahasiswa dan kepemudaan menyatakan dukungan kepada pemerintah untuk memberantas dugaan mafia beras fortifikasi.
Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi memperkuat tata kelola pembiayaan dengan mengubah mekanisme penilaian aset jaminan seba
Pergeseran anggaran uji tanah Stadion Mandala Krida rampung. DPRD DIY mendorong penyusunan DED dianggarkan pada 2027 sebagai tahapan renovasi stadion.
Isuzu menghadirkan Traga konsep salon berjalan di GIIAS 2026 sekaligus memperkenalkan sistem penyaringan bahan bakar ganda untuk diesel B50.
DPRD DIY mendorong DED sekolah khusus olahraga disiapkan pada 2027 agar target pendirian pada 2028 sesuai Perda Olahraga DIY tercapai.