TPR Baron Gunungkidul Resmi Terapkan Pembayaran Full Cashless
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
Aktivitas river tubing di objek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dokumen pengelola objek wisata Kalisuci.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Objek wisata Kalisuci di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul sempat tutup sepuluh hari akibat dampak dari cuaca buruk. Meski demikian, sejak Sabtu (18/2/2023) sudah kembali buka seperti biasa.
Pengelola Wisata Cave Tubing Kalisuci, Winarto mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Gunungkidul berdampak terhadap operasional destinasi di Kalisuci. Menurut dia, cave tubing yang dijalankan termasuk wisata minat khusus sehingga pelaksanaan benar-benar harus mengedepankan aspek keamanan.
BACA JUGA : Potensi Cuaca Ekstrem, Belasan Ribu Pohon Perindang
Oleh karenanya, pada saat terjadi banjir karena dampak dari cuaca ekstrem, maka penyusuran harus dihentikan atau ditutup. “Sudah sekitar sepuluh harian wisata Kalisuci tutup,” katanya, Minggu (19/2/2022).
Meski demikian, ia mengakui sejak Sabtu (18/2/2022) sudah dibuka kembali. Alasan pembukaan tak lepas dari debit air di Kalisuci yang dinilai sudah aman untuk penyusuran.
“Tentunya terus melihat kondisi cuaca. Kalau terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir, maka penyusuran harus dihentikan,” katanya.
Disinggung mengenai jumlah tamu yang datang, Winarto mengakui masih bisa dihitung dengan jari. Ia mencontohkan, pengunjung pada Sabtu hanya sebanyak 22 orang. “Untuk hari ini yang tercatat 28 orang yang berwisata dengan menyusuri Kalisuci,” katanya.
BACA JUGA : Waspada! BMKG Perpanjang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Menurut dia, musim hujan sangat berpengaru terhadap kunjungan ke Kalisuci. Winarto mencontohkan, secara total pada Januari lalu hanya 200 orang dalam sebulan.
“Kami memang ada pembatasan kunjungan. Selain itu, aspek keselamatan menjadi hal utama. Jika terjadi banjir, maka penyusuran tidak dilakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)