Jelang Pilur Bantul, Warga Diingatkan Tak Mudah Percaya Hoaks di Media Sosial
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja memperkuat moderasi keberagaman para pengampu kebijakan di level kemantren. Upaya ini dianggap penting untuk pembangunan persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Jogja yang dikenal terdiri dari elemen masyarakat yang multikultural.
Kepala Kemenag Kota Yogyakarta Nadhif mengatakan, program moderasi beragama tidak hanya menjadi tugas Kementerian Agama saja. Melainkan perlu melibatkan berbagai komponen masyarakat, utamanya di level kemantren yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
"Pemahaman terhadap moderasi beragama juga tidak hanya berhenti kepada ASN atau pejabat pemerintah saja, melainkan perlu menjangkau masyarakat yang lebih luas," ujarnya, Selasa (28/2/2023).
BACA JUGA : Guru di Jogja Diminta Ajarkan soal Moderasi Beragama
Nadhif menyebut, inti dari moderasi beragama yakni berupa kumpulan nilai yang akan ditinggalkan kepada generasi mendatang. Nilai keberagaman dan menghargai perbedaan akan mendukung keharmonisan dalam kehidupan antar umat beragama.
"Narasi-narasi seperti itu yang coba kita angkat dan ajak diterapkan serta terus digaungkan oleh perangkat kewilayahan di kelurahan maupun kemantren," katanya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jogja Budi Santosa menyebut, dengan luas wilayah yang relatif sempit Kota Jogja memiliki keragaman yang komplet. Jogja juga sering disebut sebagai miniatur Indonesia, sehingga perlu sinergisitas berbagai elemen untuk menjaga kehidupan yang harmonis.
"Keragaman dapat menjadi integrating force yang mengikat kemasyarakatan, tetapi juga dapat menjadi penyebab terjadinya benturan antar budaya, antar ras, etnik, agama dan antar nilai-nilai hidup,” kata Budi.
BACA JUGA : Wujudkan Toleransi di DIY, Tokoh Lintas Agama Hadiri Dialog
Budi menyampaikan bahwa peran dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kantor Kemenag, Forum Kewaspadaan Dini Potensi Konflik Bersama TKDPD setempat maupun pemangku Kemantren/Kelurahan harus dimaksimalkan untuk memperkuat nilai dan moderasi keberagaman di wilayah setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan pemberhentian Lurah Bohol Margana setelah putusan korupsi inkrah. Pemkab masih menunggu salinan putusan kasasi MA.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tayang di bioskop sejak 8 Oktober 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, durasi, dan format penayangannya.
Amazon meluncurkan Alexa Tablet 8, 11, dan 12 Pro dengan Android, Google Play Store, serta Alexa+. Harga mulai sekitar Rp4,1 juta.
DPRD DIY menilai MBG prasmanan tak otomatis menjamin keamanan makanan. Waktu distribusi, kualitas air, dan pengawasan menjadi sorotan.
Manchester United menjamu Tottenham di Old Trafford, Sabtu malam. MU mengincar kebangkitan, sedangkan Spurs berusaha meraih kemenangan pertama.