Wisata Gunungkidul Dipadati 66.909 Pengunjung Saat Libur HUT ke-81 RI
Kunjungan wisata Gunungkidul mencapai 66.909 orang selama libur HUT ke-81 RI, dengan penerimaan PAD pariwisata lebih dari Rp987,3 juta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Unit Penegakkan Hukum (Gakkum), Satlantas Polres Gunungkidul masih menyelidiki kecelakaan maut di ruas jalan Panggang-Wonosari di Dusun Pudak, Giriwungu, Panggang. Akibat peristiwa ini dua pengendara motor meninggal dunia.
Kepala Unit Gakkum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan, belum ada tersangka dalam kasus kecelakaan maut antara truk dan sepeda motor di Kalurahan Giriwungu, Panggang yang terjadi pada Minggu (26/2/2023) petang. Upaya penyelidikan masih berlangsung dengan mengumpulkan barang bukti serta pemeriksaan sejumlah saksi.
“Masih proses,” kata Darmadi, Selasa (28/2/2023).
Selain belum menetapkan tersangka, polisi juga masih menggali penyebab pasti terjadinya kecelakaan ini. “Nanti kalau alat buktinya sudah terkumpul semua, maka nanti baru bisa diketahui penyebab pasti kecelakaan,” katanya.
Disinggung mengenai dugaan sopir dalam kondisi mabuk, Darmadi mengaku sudah mendapatkan hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Adapun hasilnya, sopir SM terdapat kadar alkohol di dalam tubuhnya, tapi untuk kadarnya masih dalam batas toleransi.
“Masih di bawah kategori mabuk. Ini yang bilang dokter sesuai dengan hasil pemeriksaan medis. Apapun itu, kami akan tetap menyelesaikan kasus ini sampai tuntas,” katanya.
Sebelumnnya diberitakan, peristiwa kecelakaan ini bermula saat truk Mitsubishi Colt Fe 104 B 9387SM yang dikendarai SM,34, asal Kalurahan Girihajo, Panggang melaju dari arah Wonosari. Sesampainya di lokasinya kejadian, tiba-tiba oleng karena roda bagian kiri keluar dari aspal.
Secara reflek sopir pun langsung membanting stir untuk menyetabilkan laju kendaraan, tapi terlalu ke kanan. Di saat bersamaan dari arah berlawanan melaju Honda Scoppy AB 4698 LR dikendarai MW,25 yang berboncengan dengan SG,42.
Dikarenakan terlalu dekat maka kecelakaan kedua kendaraan bermotor ini tidak dapat dihindarkan. Akibat tabrakan, kaca truk bagian depan pecah dan sepeda motor ringsek karena benturan.
Kapolsek Panggang AKP Anang Prastawa mengatakan, kecelakaan antara truk dengan sepeda motor pada Minggu petang ini menyebabkan kedua pengendara motor meninggal dunia. Usai kejadian, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saptosari, tapi nyawa keduanya tak dapat ditolong.
“Kedua korban berjenis kelamin perempuan. Untuk sopir truk tidak mengalami luka apapun,” kata Anang, Senin (27/2/2023).
Dia menjelaskan, korban SG dinyatakan meninggal dunia terlebih dahulu oleh tim medis. Adapun MW dinyatakan meninggal pada Minggu sekitar pukul 22.30 WIB setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Keduanya juga sudah dimakamkan oleh keluarga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata Gunungkidul mencapai 66.909 orang selama libur HUT ke-81 RI, dengan penerimaan PAD pariwisata lebih dari Rp987,3 juta.
Tito Karnavian menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar tanpa kecuali melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026.
Isi chat dugaan cashback Rp4.000 per kilogram pengadaan telur SPPG di Sukoharjo viral. BGN akan mengecek dugaan tersebut.
OIKN meminta warga melaporkan titik api di IKN melalui aplikasi IKNOW di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino.
Bareskrim menyebut 72 tersangka karhutla diduga sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka perkebunan sawit.
TNI AU dan BNPB mengevakuasi korban gempa NTT dengan helikopter. TNI AL juga melakukan operasi medis di KRI dr. Soeharso-990.