Harga Bahan Baku Pigura di Sleman Melonjak, Penjualan Turun
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Ilustrasi kecelakaan/Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang nenek berusia 87 tahun asal Kapanewon Sentolo, Kulonprogo berinisial WFH meninggal duia seusai tertabrak kereta api (KA) di pelintasan kereta api di Padukuhan Sentolo Kidul, Sentolo, Sentolo, Kulonprogo pada Rabu (5/4/2023) sekitar pukul 11.34 WIB.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan kejadian tersebut berawal ketika korban akan pergi ke BPD DIY di area pertokoan Ngeseng, Sentolo dengan berjalan kaki.
“Untuk sampai ke bank, korban menyeberang pelintasan KA tanpa palang pintu di Padukuhan Sentolo Kidul. Selesai dari bank BPD korban bermaksud pulang ke rumah dengan berjalan kaki dan kembali menyeberang perlintasan KA yang sama,” kata Noviartuti, Rabu (5/4/2023).
Ketika hendak menyeberang, korban tidak memperhatikan situasi sekitar utamanya perlintasan kereta api. Saat sampai di perlintasan KA jalur dua, tepatnya di kilometer 524+4 sekitar pukul 10.34 tiba-tiba KA Bandara Internasional Yogyakarta melintas dari arah Utara ke Selatan.
BACA JUGA: Rawan Kecelakaan, KAI Taruh Speed Bump di 10 Pelintasan KA Tanpa Petugas
Kereta berkecepatan tinggi tersebut menabrak korban yang sedang menyeberang. Korban pun terseret hingga lima meter dan meninggal dunia di tempat. Tim PMI Kulonprogo yang kemudian datang mengevakuasi korban dan dibawa ke RSUD Nyi Ageng Serang.
“Catatan kami korban diduga meninggal dunia akibat tertabrak kereta api karena kelalaian korban saat menyeberang perlintasan tanpa palang pintu,” katanya.
Noviartuti mengimbau kepada masyarakat agar tidak melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan lebih berhati hati serta konsentrasi saat beraktivitas di jalan atau tempat umum.
Sebelumnya, Manager Humas KAI Daop 6, Franoto Wibowo mengatakan bahwa masih ada 10 titik perlintasan KA di Kulonprogo yang belum dijaga petugas.
“Kami memperkirakan moda transportasi seperti KA akan meningkat menjelang arus mudik. Karena itu kami pasang beberapa speed bump di perlintasan kereta yang tidak dijaga. Kami memilih titik yang kerap dilewati warga,” kata Franoto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jogja–Wonosari, tepatnya di tikungan Bokong Semar
Pemkot Jogja tegaskan pembatasan sepeda di Malioboro hanya situasional saat LFR membludak demi kenyamanan wisatawan dan pejalan kaki.
Siklon Tropis Bavi kategori 4 picu angin kencang dan gelombang tinggi di Indonesia timur. BMKG imbau warga waspada dampak tidak langsung.
Kapal tanker VLCC Pertamina Pride berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman dan melanjutkan perjalanan ke Cilacap membawa minyak mentah.
Kolaborasi Indonesia-India dalam restorasi Candi Prambanan dorong daya tarik wisata dunia, perkuat diplomasi budaya dan kualitas pariwisata.