Pendaftaran SPMB SMA SMK DIY 2026 Dibuka Juni, Ini Jadwal Lengkapnya
Disdikpora DIY memastikan SPMB SMA/SMK Negeri 2026 tetap memakai empat jalur dengan tahapan pendaftaran mulai Mei hingga Juli.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja berupaya menekan angka Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui program kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit DBD.
Salah satu ASN dari Dinkes Kota Jogja, Rubangi, 59 mendapatkan penghargaan World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta dari Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dan Yayasan Tahija terkait dengan upayanya menekan DBD.
Melalui teknologi wolbachia, angka penderita DBD bisa turun. Jumlah penderita DBD pada Maret 2023 hanya 20 kasus. "Tidak menyangka mendapatkan penghargaan, ini tidak terlepas dari penggerak masyarakat untuk terus melakukan penanggulangan penyakit DBD," ucapnya dalam keterangan resminya dikutip, Jumat (7/4/2023).
Dia menjelaskan program pencegahan dan pengendalian DBD melibatkan 8.000 kader kesehatan dari tiga wilayah. Mulai dari Kota Jogja, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul. Penelitian dan implementasi teknologi wolbachia ini juga telah dilakukan di 122 kelurahan dengan luasan 231 km² dan melindungi 2,2 juta penduduk.
Salah satu upaya Pemkot Jogja dalam menekan angka DBD melalui program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik). Sehingga angka kematian akibat DBD bisa ditekan. Kota Jogja pernah menghadapi kejadian luar biasa pada 2016 silam. Di mana angka penderita DBD mencapai 1690 jiwa.
Pemerintah bekerja sama dengan FK-KMK UGM melakukan penelitian selama 11 tahun dan sampai saat ini secara efektif berhasil menurunkan 77 persen kasus DBD serta menurunkan 86 persen tingkat rawat inap akibat DBD. Bahkan pada Maret 2023 angkanya bisa ditekan menjadi 20 kasus penderita DBD.
"Namanya bekerja ada hambatan dan kendala namun kami selalu berkomunikasi bersama puskesmas, kelurahan dan kemantren dalam upaya pencegahan DBD di Kota Jogja," ucapnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah melakukan 3M. Menguras tempat penampungan air. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.
BACA JUGA: Gas Elpiji Diduga Bocor, Dapur Rumah Warga Gunungkidul Terbakar
"Harapannya dengan adanya pelepasan nyamuk, masyarakat tetap melaksanakan gerakan satu rumah satu jumantik." (Anisatul Umah).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY memastikan SPMB SMA/SMK Negeri 2026 tetap memakai empat jalur dengan tahapan pendaftaran mulai Mei hingga Juli.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.