Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Baru Bantul, Satu Orang Hilang
Perahu nelayan terbalik di Pantai Baru Bantul, satu orang hilang. Tim SAR masih lakukan pencarian di tengah gelombang tinggi.
Wisatawan membeli ikan segar di Pasar Ikan Segar Pantai Depok Parangtritis, Bantul, Selasa (19/6/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul berencana menata kawasan Pantai Selatan (Pansela), utamanya area Pantai Depok. Wilayah tersebut ke depan akan dikembangkan secara terintegrasi baik untuk sektor industri, pariwisata dan perdagangan.
BACA JUGA: Pedagang di Pantai Depok Akan Diwajibkan Memilah Sampah
Kepala Bappeda Bantul Fenty Yusdayati menjelaskan, dalam penataan itu kios pedagang akan digeser ke sebelah barat yang masih kosong. Ada sebanyak 101 pedagang yang akan terdampak relokasi, karena penataan akan memakan jarak 100 meter dari sempadan pantai.
"Jarak itu juga sesuai dengan Perda tata ruang Bantul. Dan jumlah pedagang itu sudah pas tidak bakal tambah-tambah lagi," katanya Rabu (12/4/2023).
Dia menyebut, sesuai dengan harapan Gubernur DIY, kawasan Pansela akan menjadi pusat produksi ikan. Di sana nantinya juga akan dibangun tempat pelelangan ikan (TPI) berskala besar. Selain itu, kapal yang bisa berhenti nantinya berkapasitas 30 groston.
"Jadi khusus buat kapal besar. Bukan pelabuhan tapi perhentian kapal besar, kalau sekarang kan masih kecil-kecil. Sekarang masih kita kaji gerakan angin di sekitar kali opak apakah memungkinkan kalau kapal berhenti di sana," katanya.
Hanya saja Fenty belum mendetailkan kapan rencana pembangunan itu akan dilaksanakan. Dia menambahkan penataan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Di mana untuk wisata, pengembangan ikan tangkap hingga pendaratan olahraga paralayang akan terintegrasi menjadi ekosistem yang lebih menarik.
"Kita nanti mengatur manajemennya seperti apa berkaitan dengan sekitar opak dan juga pantai. Dan dipersiapkan desainnya harus lebih detail sehingga siap-siap untuk dibangun,"ujar dia
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memaparkan, ada perencanaan yang komprehensif untuk pembangunan kawasan Pantai Depok, sebab, ada empat aktivitas yang nantinya bisa dijalankan di kawasan itu. Keempatnya yaitu aktivitas kelautan, aktivitas perdagangan, aktivitas industri dan aktivitas pengalengan ikan dan yang terakhir yakni aktivitas pariwisata lantaran adanya kuliner dan beberapa permainan.
"Karena ada potensi ekonomi yang besar Gubernur menginginkan kawasan Pantai Depok ditata dengan baik, berkelas dan berkualitas, sehingga wisatawan bisa mengapresiasi dan bisa menikmati kawasan Pansela dengan nilai yang lebih tinggi," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perahu nelayan terbalik di Pantai Baru Bantul, satu orang hilang. Tim SAR masih lakukan pencarian di tengah gelombang tinggi.
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar